Di Hadapan Ribuan Warga, Taj Yasin Ajak Jateng Saling Memaafkan

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengajak masyarakat untuk saling memaafkan dalam momen halalbihalal bersama ribuan warga dan santri di Pondok Pesantren Al Anwar 4 Sarang, Rembang. Pesan itu ia sampaikan dengan menekankan bahwa maaf tidak hanya berlaku antarsesama muslim, tetapi juga kepada pemeluk agama lain.

Dalam kegiatan yang berlangsung saat Syawal itu, Taj Yasin atau Gus Yasin hadir didampingi istri, Hj. Nawal Arafah Yasin. Ia juga meminta maaf lahir batin atas nama pribadi dan keluarga di hadapan para peserta halalbihalal.

Pesan Gus Yasin soal memaafkan

Gus Yasin menjelaskan bahwa ampunan dalam ajaran Islam memiliki dua dimensi, yaitu hubungan manusia dengan Allah SWT dan hubungan antarsesama manusia. Ia menyebut hal itu sebagai hak Allah dan hak adami yang sama-sama perlu dijaga.

Menurut dia, tradisi saling memaafkan di bulan Syawal tidak boleh dilakukan secara selektif. Ia menegaskan, jika pernah memiliki kesalahan kepada orang yang berbeda agama sekalipun, permintaan maaf tetap perlu disampaikan.

“Kalau diterjemahkan dalam syariat, ada hak Allah, dan ada hak Adami,” ujarnya.

Ia juga mencontohkan bahwa nilai kebaikan tidak seharusnya dibatasi oleh perbedaan keyakinan. Dalam penjelasannya, ia menyebut kisah Nabi Ibrahim sebagai pelajaran bahwa berbuat baik tidak boleh memilih-milih orang.

Silaturahmi bersama ribuan warga dan santri

Acara halalbihalal itu mempertemukan Gus Yasin dengan ribuan warga dan santri di lingkungan pesantren. Sejumlah tamu yang hadir menyampaikan rasa syukur karena bisa bersilaturahmi langsung dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah dan istrinya.

Badriah bersama beberapa rekannya mengaku senang mendapat kesempatan bertemu dalam suasana lebaran. Yoga Arizona dan istrinya, Roihah, yang juga alumni Pondok Al Anwar 4, menyampaikan rasa syukur karena bisa kembali hadir dalam agenda silaturahmi tersebut.

Berikut sejumlah pokok pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut:

  1. Umat Islam diajak saling memaafkan tanpa membedakan latar belakang agama.
  2. Permohonan maaf lahir batin disampaikan Gus Yasin dan istri kepada para hadirin.
  3. Silaturahmi dalam momen Syawal dipandang sebagai ajang memperkuat persaudaraan.
  4. Warga dan alumni pesantren menyambut baik kesempatan bertemu langsung dengan pimpinan daerah.

Pesan sosial dari Nawal Arafah Yasin

Dalam kesempatan yang sama, Nawal Arafah Yasin menyampaikan pesan kepada kader PKK di Rembang agar tidak membuang minyak jelantah. Ia mendorong agar minyak bekas itu dikumpulkan dan dijual kepada pengepul, sehingga memiliki nilai ekonomi.

Ia mencontohkan praktik serupa yang telah dilakukan di Kabupaten Batang dan disebut berhasil meraih rekor MURI. Pesan itu disampaikan sebagai bagian dari dorongan agar warga lebih peduli pada pengelolaan limbah rumah tangga.

Kegiatan halalbihalal di Pondok Pesantren Al Anwar 4 Sarang menjadi ruang pertemuan antara pejabat daerah, santri, alumni, dan warga setempat. Suasana silaturahmi itu diwarnai doa, permohonan maaf, serta ajakan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat Jawa Tengah.

Source: jatengpos.co.id
Exit mobile version