Ribuan Warga Solo Raya Terdampak Banjir, Evakuasi Besar-Besaran Masih Berlangsung

Banjir yang melanda wilayah Solo Raya membuat ribuan warga terdampak dan memicu evakuasi besar-besaran di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Jawa Tengah menegaskan penanganan darurat difokuskan pada penyelamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan koordinasi lintas sektor langsung dilakukan begitu banjir muncul di kawasan tersebut. “Evakuasi menjadi prioritas. Kami terus bergerak menyelamatkan warga di lokasi terdampak,” ujarnya.

Evakuasi Terus Berjalan di Banyak Titik

Tim gabungan telah diterjunkan ke lokasi banjir di berbagai daerah di Solo Raya. Unsur yang terlibat meliputi BPBD kabupaten dan kota, sukarelawan, PMI, TNI, serta Polri.

Petugas juga menyiapkan sejumlah tempat pengungsian di fasilitas umum. Lokasi itu mencakup masjid, balai warga, hingga gedung sosial yang bisa digunakan sementara oleh warga terdampak.

Di Surakarta, jumlah pengungsi tercatat mencapai 109 jiwa. Sementara itu, di Kabupaten Sukoharjo, jumlah warga terdampak meningkat hingga sekitar 1.900 jiwa.

Air Masih Bergerak ke Wilayah Rendah

Berdasarkan pemantauan di lapangan, permintaan evakuasi masih terus bertambah. Kondisi ini terjadi meski hujan mulai berkurang, karena aliran air masih bergerak ke daerah yang lebih rendah.

Berikut gambaran dampak awal banjir di Solo Raya:

  1. Surakarta: 109 jiwa mengungsi.
  2. Sukoharjo: sekitar 1.900 jiwa terdampak.
  3. Titik pengungsian: masjid, balai warga, dan gedung sosial.
  4. Unsur penanganan: BPBD, sukarelawan, PMI, TNI, dan Polri.

Bantuan Dasar untuk Pengungsi Disalurkan

Untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi, BPBD Jateng bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Bantuan yang disalurkan mencakup makanan siap saji, air bersih, dan layanan kesehatan.

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Petugas kesehatan juga disiagakan untuk memantau kondisi warga yang mengalami kelelahan, gangguan akibat banjir, atau membutuhkan penanganan lanjutan.

Penanganan banjir di Solo Raya masih berlanjut seiring upaya petugas memastikan seluruh warga terdampak dapat dievakuasi dengan aman. Situasi di lapangan terus dipantau karena pergeseran air ke wilayah rendah masih berpotensi menambah jumlah warga terdampak di sejumlah desa dan kelurahan sekitar.

Source: jateng.jpnn.com
Exit mobile version