Persiku Kudus Selamat Dari Degradasi, Tiga Laga Sisa Jadi Ujian Konsistensi

Persiku Kudus akhirnya bisa memastikan diri tetap bertahan di Pegadaian Championship 2025/26 meski kompetisi masih menyisakan tiga laga. Kepastian itu lahir dari posisi mereka di peringkat ke-7 Grup Timur dengan koleksi 27 poin dari 24 pertandingan, sehingga ancaman degradasi sudah tidak lagi membayangi.

Dengan raihan itu, Persiku unggul jauh dari tim yang masih berada di zona bawah klasemen. Persiba Balikpapan yang menempati posisi ke-9 baru mengumpulkan 17 poin, sementara Persipal FC berada di dasar klasemen dengan tujuh poin dan sudah lebih dulu dipastikan turun kasta.

Aman dari degradasi, Persiku tetap incar hasil maksimal

Pelatih kepala Persiku, Bambang Pujo Sumantri, menyambut lega kepastian tersebut. Meski begitu, ia menegaskan timnya tetap menjaga intensitas dan fokus sampai akhir kompetisi.

Kami tetap ingin menjaga konsistensi permainan. Target kami adalah menutup musim dengan hasil sebaik mungkin,” ujar Bambang dikutip dari ileague.id.

Sikap itu menunjukkan Persiku tidak ingin hanya puas dengan status aman. Tiga pertandingan tersisa juga menjadi kesempatan untuk menjaga momentum, membenahi detail permainan, dan menutup musim dengan catatan yang lebih baik.

Jadwal tiga laga terakhir Persiku

Berikut sisa pertandingan Persiku Kudus di Pegadaian Championship 2025/26:

  1. Tandang ke markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Senin (20/4).
  2. Menjamu Deltras FC pada 26 April.
  3. Bertandang ke markas Persipura Jayapura pada 2 Mei.

Laga pertama di Sleman diprediksi menjadi ujian paling berat karena PSS dikenal kuat saat bermain di kandang. Setelah itu, Persiku mendapat kesempatan memanfaatkan dukungan publik sendiri saat menjamu Deltras FC sebelum menutup musim di Papua.

Performa Persiku mulai mengangkat

Kabar aman dari degradasi juga tidak lepas dari peningkatan performa Persiku pada putaran ketiga. Dari enam laga yang sudah dimainkan, tim berjuluk Macan Muria itu belum merasakan kekalahan.

Dalam periode tersebut, Persiku mencatat tiga kemenangan dan tiga hasil imbang. Catatan ini menjadi sinyal positif bahwa tim mulai menemukan kestabilan permainan di fase penting musim ini.

Perkembangan itu memberi modal berharga bagi Persiku untuk menghadapi tiga laga terakhir dengan lebih percaya diri. Selain menjaga posisi di klasemen, hasil positif juga bisa memperkuat fondasi tim untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Source: www.jawapos.com

Terkait