Kunjungan Tim Baintelkam Polri ke Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Jawa Timur menandai penguatan kerja sama untuk menjaga ruang publik tetap sehat di tengah derasnya arus informasi. Pertemuan ini juga menyoroti peran KBPP Polri sebagai mitra sosial yang dinilai memiliki jaringan luas dan kedekatan historis dengan institusi kepolisian.
Dalam pertemuan yang diterima oleh Erick R. Tahalele, S.Sos selaku Ketua III KBPP Polri Jawa Timur sekaligus Komisaris Gunawangsa Apartemen Group, kedua pihak membahas langkah konsolidasi yang lebih terarah. Fokus utama arah pembicaraan adalah membangun soliditas dan kesamaan langkah antara Polri dan KBPP Polri Jawa Timur.
Penguatan peran KBPP Polri di ruang publik
Ka Tim dari Baintelkam Polri, Brigjen Pol A. Jamal Yuliarto, SIK., MSi., menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak berhenti pada agenda silaturahmi. Ia menyebut pertemuan ini sebagai bagian dari upaya konsolidasi untuk memperkuat dukungan sosial terhadap Polri.
Brigjen Pol A. Jamal juga menilai KBPP Polri punya posisi penting dalam menjaga stabilitas informasi publik. Peran itu dinilai relevan di tengah maraknya pemberitaan negatif, disinformasi, dan framing yang dapat melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Sinergi yang tidak bersifat reaktif
Kedua pihak sepakat bahwa upaya menghadapi disinformasi tidak bisa dilakukan secara spontan semata. Pola kerja yang dibutuhkan harus terstruktur, berkelanjutan, dan memiliki arah yang jelas agar dampaknya lebih terasa di masyarakat.
Dalam konteks itu, KBPP Polri Jawa Timur didorong untuk tampil lebih aktif sebagai agen komunikasi publik. Langkah tersebut diharapkan bisa mendorong narasi yang positif, edukatif, dan membangun, sekaligus memperluas interaksi langsung dengan masyarakat.
Plakat sebagai simbol komitmen kerja sama
Pada kesempatan yang sama, Brigjen Pol A. Jamal Yuliarto menyerahkan cinderamata berupa plakat kepada Ketua III KBPP Polri Jawa Timur. Penyerahan itu disebut menjadi penanda komitmen bersama untuk mempererat sinergi dan menjaga keberlanjutan hubungan kelembagaan.
Simbol tersebut juga menegaskan bahwa kerja sama antara Polri dan KBPP Polri tidak hanya dibangun lewat pertemuan formal. Hubungan itu diarahkan menjadi kolaborasi yang bisa mendukung program-program Polri secara nyata di lapangan.
Dorongan agar KBPP Polri lebih hadir di masyarakat
KBPP Polri Jawa Timur diharapkan semakin eksis melalui kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan literasi informasi. Kehadiran yang dekat dengan warga dinilai penting agar organisasi ini tidak hanya dipahami sebagai simbol kedekatan dengan Polri, tetapi juga sebagai bagian dari representasi kehadiran negara di tengah masyarakat.
Dengan sinergi yang terbangun, KBPP Polri Jawa Timur diharapkan menjadi kekuatan sosial yang adaptif dan responsif. Peran itu sekaligus diarahkan untuk membantu menjaga ruang publik tetap konstruktif dan bebas dari informasi yang menyesatkan.
Source: detiknews.id