BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di 5 Wilayah Jateng, Rob Ancam Pantura dan Pelayaran

BMKG memperingatkan potensi gangguan cuaca dan kelautan di Jawa Tengah pada Sabtu (9/5). Ancaman itu mencakup cuaca ekstrem, gelombang tinggi, hingga banjir rob di pesisir utara.

Peringatan ini penting karena dampaknya bisa langsung dirasakan warga di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan Pantura. Aktivitas pelayaran, transportasi, bongkar muat pelabuhan, budidaya perikanan darat, hingga usaha petani garam juga berisiko terganggu.

Lima daerah masuk pantauan cuaca ekstrem

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Rany Puspita, menyebut cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah bagian tengah. Lima daerah yang masuk daftar waspada ialah Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, dan Temanggung.

Hujan lebat disertai angin kencang dan petir menjadi ancaman utama di wilayah tersebut. BMKG juga memprakirakan hujan ringan hingga sedang turun di sejumlah wilayah lain di Jawa Tengah pada siang hingga awal malam.

Rany mengingatkan warga yang tinggal di lereng bukit dan daerah aliran sungai agar mewaspadai bencana hidrometeorologi. Kondisi seperti ini dapat memicu gangguan lingkungan yang lebih luas jika hujan turun dalam intensitas tinggi.

BMKG mencatat angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam. Suhu udara berada di kisaran 18-34 derajat Celsius, sedangkan kelembaban udara mencapai 50-95%.

Gelombang 2,5 meter masih berpotensi terjadi

Di sisi lain, BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang menyebut gelombang tinggi masih berpeluang terjadi di perairan utara dan selatan Jawa Tengah. Tingginya gelombang diperkirakan berada di kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Lessy Andari, menilai kondisi itu berisiko bagi aktivitas pelayaran. Risiko meningkat terutama saat kecepatan angin melebihi 15 knot.

Selain gelombang tinggi, air laut pasang juga diperkirakan muncul di perairan utara Jawa Tengah. Ketinggian maksimum diperkirakan mencapai 1 meter pada pukul 12.00-17.00 WIB.

Rob mengancam sejumlah wilayah Pantura

Air laut pasang itu berpotensi memicu banjir rob di sejumlah wilayah pesisir utara Jawa Tengah. Daerah yang masuk pantauan antara lain Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati.

Lessy menyebut rob dapat mengganggu aktivitas warga di kawasan Pantura. Dampaknya juga bisa menjalar ke transportasi, pelabuhan, budidaya perikanan darat, dan usaha petani garam.

BMKG meminta masyarakat dan pelaku pelayaran meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca buruk, gelombang tinggi, dan rob yang masih berlangsung di pesisir Jawa Tengah. Peringatan ini menegaskan bahwa wilayah pesisir dan daerah rawan lereng perlu bersiap menghadapi dampak cuaca yang berubah cepat.

Source: mediaindonesia.com
Terkait