Kanwil Kemenag Jawa Timur mencatat temuan penting dalam pemantauan rukyatul hilal awal Dzulhijjah 1447 Hijriah. Dari 13 titik pengamatan di berbagai daerah, hilal dilaporkan terlihat di Pantai Sunan Drajat/Tanjung Kodok Paciran, Kabupaten Lamongan.
Temuan itu menjadi sorotan karena sebagian besar titik lain justru tidak berhasil mengamati hilal. Kondisi cuaca mendung disebut menghambat proses pengamatan di 12 lokasi lainnya.
Pemantauan dilakukan pada sejumlah titik rukyat di wilayah Jawa Timur untuk menentukan awal bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah/2026 Masehi. Lokasi yang berhasil melihat hilal hanya satu, sedangkan titik lain tersebar di Madiun, Gresik, Mojokerto, Pamekasan, Bondowoso, Banyuwangi, Sampang, Blitar, Sumenep, Ponorogo, Tuban, dan Jombang.
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar mengapresiasi seluruh tim rukyat, petugas lapangan, dan instansi terkait yang terlibat dalam pemantauan itu. Ia menyebut kerja mereka menjadi bagian dari kontribusi Jawa Timur dalam mendukung proses penetapan awal Dzulhijjah 1447 H oleh Kementerian Agama RI.
Akhmad Sruji Bahtiar juga menegaskan bahwa laporan hasil rukyatul hilal dari Jawa Timur akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang digelar Kemenag RI. Dengan hasil ini, Lamongan menjadi satu-satunya titik di Jawa Timur yang melaporkan hilal terlihat pada pemantauan tersebut.
Source: surabaya.suaramerdeka.com