Puluhan pengurus organisasi mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran mendapat ruang pembinaan kepemimpinan yang lebih intensif lewat bootcamp di Villa Santri Kasepuhan Raden Rahmat, Banyubiru, Kabupaten Semarang. Selama tiga hari, 21 hingga 23 Mei 2026, kegiatan itu diarahkan untuk menyiapkan pemimpin muda yang unggul dan berintegritas.
Bootcamp Kepemimpinan Organisasi Mahasiswa itu mengusung tema “Mewujudkan Kepemimpinan Generasi Unggul di Kampus Juara”. UNW menggandeng Yayasan Jateng Majeng Sareng sebagai mitra pembinaan kepemudaan untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia mahasiswa.
Latihan karakter dan kepemimpinan
Kegiatan ini dirancang untuk mengasah karakter, komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan organisasi mahasiswa. Peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga langsung mempraktikkan kerja sama tim, menyusun strategi organisasi, dan melatih komunikasi efektif.
Suasana Villa Santri yang tenang ikut mendukung proses belajar yang lebih fokus. Lingkungan tersebut membuat pembinaan berlangsung lebih mendalam bagi para peserta Ormawa UNW.
Pesan kampus dan yayasan
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Pengembangan UNW, Raharjo Apriyatmoko, menyebut bootcamp ini sebagai langkah nyata menyiapkan mahasiswa menghadapi peran yang lebih besar di luar kampus. Ia menegaskan bahwa UNW ingin membentuk mahasiswa yang aktif berorganisasi sekaligus punya karakter kuat dan kemampuan komunikasi yang baik.
Menurut Raharjo, pemimpin muda yang dibutuhkan saat ini bukan hanya yang aktif di organisasi. Mereka juga harus punya integritas dan mampu memberi dampak nyata bagi kampus maupun masyarakat.
Ketua Yayasan Jateng Majeng Sareng, Madya Sulisno, juga menekankan pentingnya pembinaan generasi muda yang berkelanjutan. Yayasan yang dipimpinnya fokus pada pengembangan sumber daya manusia mahasiswa.
Madya Sulisno menilai mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, mereka perlu dibekali wawasan, karakter, dan kemampuan kepemimpinan agar mampu menjadi agen perubahan yang positif.
Kolaborasi untuk dampak yang lebih luas
Pembukaan kegiatan dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Pengembangan UNW Raharjo Apriyatmoko, Kepala Biro Kemahasiswaan Priyatmo Edy Ismanto, para fasilitator, serta narasumber dari UNW dan mitra. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam membina mahasiswa agar siap berkontribusi lebih luas.
Bagi peserta, bootcamp ini memberi pengalaman yang berbeda dari perkuliahan di kelas. Salah satu peserta, Ocha dari Ormawa UNW, menyebut kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberi bekal tentang kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, dan membangun organisasi yang sehat serta produktif.
UNW dan Yayasan Jateng Majeng Sareng berharap kegiatan ini melahirkan generasi mahasiswa yang aktif, inovatif, dan berani mengambil peran sebagai pemimpin di masa depan. Pembinaan seperti ini juga diarahkan agar mahasiswa tidak hanya kuat di lingkungan kampus, tetapi siap memberi kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Source: jatengpos.co.id






