DPP PDI Perjuangan melihat Jawa Timur sebagai wilayah yang punya peran penting dalam mendorong kenaikan elektabilitas partai menuju Pemilu 2029. Penilaian itu muncul dari keyakinan bahwa kekuatan politik, ekonomi, dan organisasi di provinsi tersebut bisa menjadi pengungkit utama.
Peta itu menguat seiring penutupan Bimbingan Teknis Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia Gelombang II di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Sabtu (6/6/2026). Forum ini tidak hanya membahas penguatan kapasitas legislator, tetapi juga konsolidasi organisasi dan penyelarasan langkah politik kader di berbagai daerah.
Konsolidasi kader dan kerja nyata
Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, menjelaskan bimtek dirancang untuk memperdalam pemahaman kader mengenai fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota. Ia juga menempatkan forum itu sebagai ruang untuk berbagi pengalaman antarfraksi dalam merespons tantangan daerah.
Deddy menyebut isu yang dibahas mencakup persoalan kekinian di daerah, perubahan iklim daerah, hingga tekanan fiskal. Di sisi partai, peserta mendapat pembekalan agar kader yang ada di struktur semakin aktif turun ke bawah dan memenangkan pemilu lewat kerja nyata.
Ia menegaskan partai harus siap menghadapi dinamika politik dan perubahan sosial yang terus berkembang. Karena itu, peningkatan kapasitas kader dipandang penting untuk menjaga kesiapan organisasi menghadapi agenda politik mendatang.
Posisi strategis Jawa Timur
Deddy menilai Jawa Timur punya modal yang tidak kecil dalam peta nasional. Ia menyebut daerah itu sebagai wilayah besar industri yang memiliki kepala daerah, legislatif, dan struktur partai yang sama-sama kuat.
Menurut dia, kombinasi itu memberi ruang bagi partai untuk mengakselerasi peningkatan elektabilitas. Posisi tersebut juga membuat Jawa Timur dipandang strategis dalam upaya memperkuat daya dorong partai menuju Pemilu 2029.
Pesan pro-rakyat dari fraksi
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan bimtek memberi banyak manfaat bagi kader legislatif di Jawa Timur. Ia menilai forum ini memperkuat koordinasi dengan DPP partai dan fraksi-fraksi PDI Perjuangan dari daerah lain.
Deni juga menekankan pesan utama yang mengemuka dalam pembekalan, yakni pentingnya kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Legislator PDI Perjuangan didorong untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, menjaga ketahanan pangan, dan memastikan pembangunan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menambahkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjalankan program pro-rakyat lewat sinergi kepala daerah, fraksi, dan struktur partai. Menurut dia, sinergi itu bisa melahirkan regulasi yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Deni, yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, menilai keberhasilan menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat akan memperkuat kepercayaan publik. Dari situ, menurut dia, peluang partai untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya juga ikut terbuka lebih lebar.
Source: pdiperjuangan-jatim.com