Puluhan orang berdiri di bibir Pantai Tirang, Kota Semarang, untuk menanam harapan baru bagi garis pantai Jawa Tengah. Mereka menanam 200 batang cemara laut dan 2.750 batang mangrove sebagai bagian dari Program Mageri Segoro, ikhtiar bersama menjaga pesisir dari abrasi.
Aksi di Semarang itu menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas di pesisir Jateng. Pada hari yang sama, penanaman mangrove dan tanaman pesisir juga digelar serentak di 16 kabupaten/kota pesisir dengan total 92.290 bibit.
Kegiatan di Pantai Tirang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Pemerintah, komunitas lingkungan, pelajar, mahasiswa, dan warga ikut turun langsung dalam penanaman.
Selain menanam, peserta juga melakukan bersih-bersih pantai secara gotong royong. Kegiatan itu memperlihatkan bahwa menjaga pesisir tidak hanya soal menambah tanaman, tetapi juga merawat lingkungan yang sudah ada.
Program Mageri Segoro menempatkan cemara laut dan mangrove sebagai benteng alami pantai. Di tengah ancaman abrasi, langkah menanam di kawasan pesisir menjadi upaya untuk membangun perlindungan jangka panjang bagi pantai Jawa Tengah.
Pantai Tirang menjadi salah satu titik penting dalam gerakan ini karena mempertemukan banyak pihak dalam satu tujuan yang sama. Dari puluhan tangan yang bekerja di pasir pagi itu, lahir harapan agar pesisir Semarang dan daerah pesisir lain di Jateng tetap bertahan lebih lama.
