Jembatan Tk. Meluang Ditangani Sementara, BBPJN Jatim–Bali Siapkan Perbaikan Permanen

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali bergerak cepat menangani kerusakan pada Jembatan Tk. Meluang di KM 45+230 ruas Pekutatan–Antosari, tepatnya di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, wilayah Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali. Penanganan sementara dilakukan agar pengguna jalan tetap aman saat melintas di salah satu jalur penting penghubung Bali bagian barat dan selatan.

Kerusakan ditemukan pada area sambungan jembatan atau siar muai yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. BBPJN Jatim–Bali melakukan langkah cepat ini pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 10.46 WITA.

Perbaikan sementara dilakukan dengan metode patching aspal pada area yang mengalami kerusakan. Langkah itu dipakai untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran arus lalu lintas di ruas nasional yang menjadi bagian dari koridor Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk.

Jembatan Tk. Meluang berada di ruas nasional Pekutatan–Antosari yang memegang peran strategis bagi mobilitas masyarakat di Bali. Ruas ini juga penting bagi distribusi barang dan jasa di Pulau Bali karena menghubungkan wilayah-wilayah utama di jalur darat.

BBPJN Jatim–Bali menyebut penanganan sementara dilakukan sambil menunggu perbaikan permanen yang sedang disiapkan berdasarkan evaluasi teknis di lapangan. Tim teknis juga telah memeriksa kondisi jembatan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan menentukan metode penanganan yang paling tepat.

Dari pemeriksaan awal, pekerjaan permanen yang direncanakan mencakup penggantian lapisan aspal jembatan, penggantian elastomer, dan perbaikan siar muai yang rusak. Pekerjaan ini ditujukan untuk mengembalikan fungsi optimal struktur jembatan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari menjaga kondisi infrastruktur jalan dan jembatan nasional agar tetap laik fungsi. BBPJN Jatim–Bali menempatkan langkah ini sebagai dukungan terhadap konektivitas transportasi di Provinsi Bali.

Masyarakat yang melintas di lokasi pekerjaan diminta tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang. Imbauan ini disampaikan agar keselamatan bersama tetap terjaga selama penanganan berlangsung.

Source: analisapublik.id
Exit mobile version