Gerakan wakaf produktif di Sukabumi mendapat dorongan baru dari Aisyiyah Kota Sukabumi. Pengukuhan Tim WakafMu Unit Layanan PDA Kota Sukabumi dan peluncuran Gerakan Wakaf Tunai pada 31 Mei 2026 menjadi langkah strategis untuk menguatkan filantropi Islam yang dikelola lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Momentum itu juga menandai posisi Sukabumi sebagai titik awal pengembangan wakafMu Aisyiyah di Jawa Barat. Unit Layanan WakafMu di PDA Kota Sukabumi disebut sebagai yang pertama dikukuhkan di provinsi ini, sekaligus menjadi pionir dalam fundrising gerakan dakwah melalui wakaf tunai yang masuk program PWM Jawa Barat.
Wakaf diarahkan ke sektor produktif
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Majelis Pemberdayaan Wakaf Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Muhammad Ramdhan Widi Irfan. Ia menegaskan bahwa wakaf adalah instrumen strategis umat Islam yang berpotensi besar mendukung pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pelayanan sosial, dan dakwah.
Menurut dia, potensi besar itu hanya akan terasa luas jika dikelola dengan cara modern, amanah, dan produktif. Karena itu, kehadiran Tim WakafMu Aisyiyah dinilai penting untuk memperkuat gerakan wakaf di lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Penguatan ini juga memberi ruang lebih besar bagi perempuan dalam pengembangan filantropi Islam yang berkemajuan. Kehadiran kader Aisyiyah di dalam gerakan wakaf dipandang sebagai bagian dari partisipasi aktif dalam amal sosial yang terarah dan berdampak.
Gerakan wakaf tunai dibuat lebih mudah dijangkau
Pada kesempatan yang sama, hadirin meluncurkan Gerakan Wakaf Tunai bersama-sama. Ketua Tim WakafMu, Shanty Septiani, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan inovasi penghimpunan wakaf yang memberi kemudahan kepada masyarakat untuk berwakaf sesuai kemampuan masing-masing.
Melalui wakaf tunai, setiap orang mendapat kesempatan berkontribusi dalam pembangunan aset produktif. Manfaatnya diharapkan dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang.
Ketua PW Aisyiyah Jawa Barat, Ia Kurniati, menyampaikan apresiasi atas hadirnya tim WakafMu. Ia menilai Aisyiyah memberi wadah bagi perempuan untuk beramal saleh dan bergembira dalam dakwah amar makruf nahi mungkar.
Ia juga menekankan bahwa kajian ayat-ayat Al Quran perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. Dalam kerangka itu, program wakaf yang dikembangkan melalui WakafMu diarahkan untuk mendukung bidang-bidang strategis yang dibutuhkan umat.
Dorongan dari Sukabumi untuk memperluas literasi wakaf
Ketua PDA Kota Sukabumi, Amalia Nur Milla, berharap Tim WakafMu Aisyiyah yang baru dikukuhkan dapat menjadi motor penggerak literasi dan gerakan wakaf di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial sebagai karakter gerakan Aisyiyah.
Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, pengelola wakaf, tokoh masyarakat, dan para kader Aisyiyah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap pengembangan persyarikatan di berbagai bidang untuk kemaslahatan umat berbasis filantropi Islam.
Sekretaris PDM Kota Sukabumi, Yana Fajar FY. Basori, juga memberi apresiasi atas upaya Aisyiyah Kota Sukabumi dalam mengimplementasikan ayat-ayat Al-Quran ke dalam aksi nyata. Ia berharap semangat itu terus diikhtiarkan secara berkelanjutan agar wakaf semakin tumbuh di kalangan warga persyarikatan dan masyarakat luas.
Source: muhammadiyah-jabar.id