Bank bjb dan OJK Provinsi Jawa Barat memperkuat upaya literasi serta inklusi keuangan bagi penyandang disabilitas lewat Program DIA KITA, singkatan dari Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta. Kolaborasi ini menempatkan akses pendidikan finansial sebagai pintu masuk penting agar layanan keuangan formal bisa dijangkau lebih merata.
Langkah tersebut juga menjadi sinyal bahwa inklusi keuangan tidak cukup hanya soal ketersediaan layanan. Akses yang setara terhadap informasi, edukasi, dan produk perbankan menjadi kebutuhan mendasar, terutama bagi kelompok masyarakat yang selama ini masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan layanan keuangan formal.
Edukasi langsung untuk anggota PERTUNI
Sebagai bagian dari program itu, bank bjb bekerja sama dengan OJK Provinsi Jawa Barat, Persatuan Tunanetra Indonesia atau PERTUNI Kota Bandung, serta Duta Literasi Keuangan OJK Provinsi Jawa Barat sekaligus Certified Financial Planner Farizy Yunaz. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan bagi anggota PERTUNI Kota Bandung.
Kegiatan berlangsung di SLB Negeri A Bandung dan dirancang untuk memperluas akses pengetahuan keuangan bagi penyandang disabilitas. Peserta mendapatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang sehat, perencanaan keuangan, pentingnya menabung, serta pengenalan produk dan layanan keuangan yang aman dan legal.
Dorongan untuk kemandirian finansial
Bank bjb memandang literasi keuangan sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Karena itu, dukungan kepada penyandang disabilitas menjadi bagian dari upaya bank untuk memastikan layanan dan edukasi keuangan dapat diakses tanpa terkecuali.
Dalam kegiatan tersebut, bank bjb juga memperkenalkan berbagai layanan dan produk perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi sehari-hari. Peserta turut menerima informasi mengenai pentingnya menggunakan layanan keuangan legal dan memahami risiko yang perlu diwaspadai dalam aktivitas keuangan.
Sinergi dengan agenda inklusi keuangan
Kolaborasi bank bjb dan OJK Jawa Barat disebut sebagai bentuk sinergi antara industri jasa keuangan dan regulator dalam mendukung agenda nasional peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Melalui pendekatan itu, program edukasi terus diperluas agar pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan semakin meningkat.
Bank bjb juga menegaskan bahwa akses terhadap informasi dan layanan keuangan berperan penting dalam mendorong kemandirian finansial masyarakat. Salah satu pendekatan yang ditempuh adalah Program PESAT atau Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu, yang berfokus pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat berbasis komunitas.
Perhatian pada kelompok yang masih tertinggal
Berbagai survei menunjukkan bahwa tingkat kepemilikan rekening dan akses terhadap layanan keuangan formal pada kelompok penyandang disabilitas masih memerlukan perhatian bersama. Karena itu, edukasi yang berkelanjutan dinilai penting agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola keuangan secara mandiri.
Bank bjb berharap peningkatan literasi keuangan dapat membantu masyarakat mengambil keputusan finansial yang lebih baik, terhindar dari praktik keuangan ilegal, dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Ke depan, bank bjb menyatakan akan terus memperluas jangkauan program literasi dan inklusi keuangan agar manfaat layanan keuangan dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Source: www.internationalmedia.id






