BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Jawa Barat, Tasikmalaya dan Pangandaran Waspada Pagi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Jawa Barat pada Sabtu, 27 Juni 2026. Pembaruan resmi pukul 05:45 WIB menyebut sebagian wilayah berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Peringatan ini penting karena potensi gangguan bisa muncul cepat pada pagi hari. BMKG meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hidrometeorologi seperti genangan air dan pohon tumbang.

Wilayah selatan jadi fokus awan hujan

BMKG mencatat cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung singkat pada rentang pukul 06:00 WIB hingga 08:00 WIB. Dalam periode ini, wilayah Jawa Barat bagian selatan menjadi fokus utama hujan badai.

Dua daerah yang disebut terdampak pada pagi ini adalah Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran. Warga di dua wilayah itu diminta waspada terhadap sambaran petir mendadak.

Pola cuaca bergerak sepanjang hari

Secara umum, dinamika atmosfer di Jawa Barat berubah dari pagi hingga dini hari. BMKG membagi kondisi cuaca ke dalam empat periode utama sepanjang hari.

Pada pagi hari pukul 07.00–13.00 WIB, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah. Namun siang hingga sore hari pukul 13.00–19.00 WIB, potensi hujan sedang hingga lebat mulai merata di berbagai kabupaten dan kota.

Memasuki malam hari pukul 19.00–01.00 WIB, intensitas cuaca diperkirakan menurun menjadi hujan ringan hingga sedang. Pada dini hari pukul 01.00–07.00 WIB, atmosfer kembali stabil dengan cuaca cerah berawan hingga berawan.

Radar memantau badai lokal bergerak cepat

Dalam pembaruan darurat ini, BMKG menggunakan pemantauan jangka pendek untuk membaca pergerakan badai. Pengamatan itu mencakup durasi 0–6 jam ke depan secara langsung.

Metode ini merujuk pada nowcasting cuaca berbasis radar untuk mendeteksi badai lokal yang bergerak cepat. Cara ini dipakai agar peringatan dini bisa sampai ke masyarakat dengan lebih presisi.

Suhu, kelembapan, dan arah angin

Kondisi suhu dan kelembapan di Jawa Barat terbagi menurut wilayah utara dan selatan. BMKG mencatat angin umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 05 hingga 35 km/jam.

Di bagian utara, suhu diperkirakan berada pada rentang 22–34 derajat Celsius dengan kelembapan 60–96 persen. Di bagian selatan, suhu berada pada rentang 18–32 derajat Celsius dengan kelembapan 60–97 persen.

Kelembapan yang mencapai 97 persen di wilayah selatan memperkuat pembentukan awan hujan di sekitar Bogor dan daerah pegunungan lainnya. BMKG Jawa Barat terus memperbarui data radar meteorologi secara berkala untuk memantau pergeseran angin kencang.

Source: www.pdiperjuanganbali.id

Terkait