Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi apresiasi atas komitmen Polda Jabar membenahi layanan publik di tengah sorotan yang selama ini kerap diarahkan kepada kepolisian. Pujian itu ia sampaikan usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Jawa Barat, Rabu (1/7).
Menurut KDM, reformasi internal yang dijalankan Polri terlihat berjalan terus-menerus dan memberi dampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai pembenahan itu penting karena kepolisian berada di garis depan saat warga membutuhkan rasa aman dan tempat mengadu.
Komunikasi dengan Kapolda dinilai berjalan cepat
KDM mengaku merasakan langsung manfaat dari komunikasi yang terbuka dengan Kapolda Jawa Barat Komjen Pol Rudi Setiawan. Ia menyebut koordinasi yang cepat memudahkan respons terhadap berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
Sebagai kepala daerah, Dedi mengatakan dirinya kerap menerima aduan dari masyarakat bawah terkait gangguan kamtibmas. Laporan itu mencakup premanisme, balapan liar, geng motor, hingga tawuran remaja.
KDM menyebut banyak laporan masuk melalui pesan singkat dan langsung diteruskan ke Kapolda Jabar. Setelah itu, petugas di lapangan bergerak cepat untuk menindak para pelaku kriminalitas jalanan.
Kritik publik dinilai wajar
Dalam pandangannya, Polri memang menjadi institusi yang paling sering disorot dan dikritik masyarakat. Hal itu, kata KDM, wajar karena tugas kepolisian bersentuhan langsung dengan kehidupan warga sehari-hari.
Ia menilai polisi juga menjadi pihak yang paling sering menerima keluhan saat warga menghadapi masalah keamanan. Di saat yang sama, polisi juga dituntut memberi rasa tenang dan perlindungan kepada masyarakat.
Meski begitu, KDM melihat jajaran kepolisian tetap sabar menghadapi dinamika dan kritik yang datang. Ia menilai pimpinan hingga personel lapangan terus menata regulasi dan pelayanan ke arah yang lebih baik.
Apresiasi atas pembenahan internal
KDM menilai konsistensi pembenahan internal Polri tercermin dari tingkat kepuasan publik terhadap kinerja kepolisian yang baru-baru ini dirilis Litbang Kompas. Ia menyebut capaian itu sebagai tanda bahwa perbaikan berjalan terukur dan berkesinambungan.
Namun, ia juga mengingatkan agar Polri tidak terlena dengan apresiasi yang diterima saat ini. Menurutnya, masih banyak ruang perbaikan yang harus terus dikerjakan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Karena itu, KDM berharap semangat reformasi internal tidak berhenti di capaian yang sudah ada. Ia meminta seluruh jajaran kepolisian terus meningkatkan layanan agar warga, khususnya di Jawa Barat, benar-benar merasa aman dan puas.
Source: www.tarungnews.com






