Advertisement

Kakorlantas Polri Ungkap Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Saat Operasi Lilin Nataru

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengumumkan keberhasilan Operasi Lilin dalam mengamankan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Operasi yang berlangsung sejak 20 Desember hingga 2 Januari dan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 7 persen.

Berlangsungnya operasi ini berjalan lancar dan kondusif, khususnya pada puncak pergantian tahun yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Hal ini menunjukkan keseriusan Polri dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat selama momentum libur panjang.

Apresiasi untuk Jajaran Korlantas Polri

Irjen Agus memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel Korlantas Polri yang bekerja keras di lapangan. Ia menegaskan keberhasilan operasi bukan hanya hasil pengawasan teknis, melainkan kerja bersama seluruh anggota di lapangan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Menurut Agus, keselamatan dan keamanan warga menjadi fokus utama dalam operasi ini. Pengamanan saat perayaan Natal dan malam Tahun Baru berlangsung tanpa gangguan berarti, menandakan situasi lalu lintas dan harkamtibmas tetap terjaga kondisi kondusif.

Penurunan Angka Kecelakaan dan Fatalitas

Kakorlantas menyoroti capaian penurunan angka kecelakaan sebagai indikator keberhasilan kehadiran negara. Data menunjukkan jumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas menurun 7 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Selain itu, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas turun drastis hingga 27,12 persen. Penurunan fatalitas ini merupakan hasil konkret dari upaya kepolisian dan kerja sama seluruh elemen terkait dalam menjaga keselamatan pengguna jalan selama Nataru.

Rangkaian Angka Penting Operasi Lilin Nataru 2025/2026:

  1. Penurunan kecelakaan lalu lintas: 7 persen
  2. Penurunan korban meninggal dunia akibat kecelakaan: 27,12 persen
  3. Operasi berlangsung sejak 20 Desember hingga 2 Januari, dilanjutkan dengan KRYD
  4. Pengamanan puncak Tahun Baru dipimpin Kapolri langsung

Keberhasilan ini menjadi bukti efektifnya strategi pengamanan dan koordinasi yang dilakukan Polri khususnya Korlantas dalam mengendalikan kondisi lalu lintas pada momen libur panjang.

Persiapan Menuju Operasi Ketupat

Meski Operasi Lilin resmi berakhir, Kepala Korps Lalu Lintas menegaskan tugas kepolisian belum selesai. Polri sudah mulai mempersiapkan pengamanan Operasi Ketupat yang dijadwalkan akan dilaksanakan satu atau dua bulan ke depan.

"Kita harus terus menjaga marwah Polri dan Polantas agar bisa melaksanakan tugas dengan sepenuh hati serta melayani masyarakat secara ikhlas," ucap Irjen Agus.

Persiapan dini ini penting agar pengamanan arus lalu lintas tetap optimal saat jelang Lebaran yang biasanya memicu peningkatan mobilitas masyarakat. Polri secara berkelanjutan berupaya meningkatkan keselamatan, keamanan, dan ketertiban di jalan raya.

Fokus pada Keselamatan dan Kondusifitas Lalu Lintas

Keberhasilan Operasi Lilin menjadi indikator penting bahwa penerapan strategi kepolisian dapat mengurangi risiko kecelakaan dan fatalitas selama libur panjang. Kegiatan pengamanan yang efektif juga berdampak pada rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas perayaan Nataru.

Penurunan angka kecelakaan dan fatalitas memberikan gambaran positif bahwa keselamatan berlalu lintas perlu terus dikedepankan. Selain pengawasan ketat, kampanye keselamatan serta edukasi juga sebaiknya ditingkatkan untuk mengurangi potensi kecelakaan di masa mendatang.

Secara keseluruhan, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengamanan tersebut. Jajaran Korlantas terus mengawal situasi lalu lintas agar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan. Operasi Lilin tahun ini menunjukkan bahwa pengelolaan lalu lintas yang baik mampu menciptakan ketertiban optimal selama momen kritis seperti Natal dan Tahun Baru.

Berita Terkait

Back to top button