Penjualan merek otomotif Dodge di Amerika Serikat mengalami penurunan cukup tajam sebesar 28 persen pada tahun 2025. Total unit yang terjual hanya mencapai 101.927, turun dari 141.730 unit pada tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama karena penghentian produksi model Charger dan Challenger generasi lama yang selama ini menjadi andalan Dodge.
Model crossover kompak Dodge Hornet juga mengalami penurunan signifikan hingga 54 persen dengan penjualan hanya 9.365 unit sepanjang tahun. Kondisi ini semakin memperburuk performa Dodge di segmen yang biasanya memberikan kontribusi besar terhadap volume penjualan merek tersebut.
Penjualan Dodge Charger Daytona EV Melampaui Fiat dan Alfa Romeo
Di tengah penurunan tersebut, Dodge Charger Daytona versi listrik justru mencatatkan performa yang cukup menarik. Model EV ini terjual sebanyak 7.421 unit di Amerika Serikat sepanjang 2025. Angka ini berhasil melampaui total penjualan gabungan kedua merek Stellantis lainnya, yaitu Fiat dan Alfa Romeo, yang hanya berhasil menjual total 6.973 unit.
Meskipun Charger Daytona EV menuai beberapa kritik dari penggemar mobil Dodge, pencapaian penjualannya menunjukkan potensi yang menjanjikan untuk model listrik di pasar AS. Namun, permintaan pada kuartal keempat menurun drastis menjadi hanya 346 unit, hal ini dipengaruhi oleh hilangnya insentif kredit pajak federal untuk kendaraan listrik yang seharusnya mendorong minat beli.
Ketatnya Persaingan dan Tantangan Fiat serta Alfa Romeo
Fiat dan Alfa Romeo mengalami masa sulit dengan penurunan penjualan masing-masing sebesar 14 persen dan 36 persen. Fiat hanya berhasil menjual sekitar 1.321 unit di AS selama 2025. Pada kuartal terakhir, jumlah penjualan Fiat bahkan anjlok menjadi 84 unit saja.
Sementara Alfa Romeo mengalami penurunan penjualan dari 8.865 unit menjadi 5.652 unit sepanjang tahun. Kuartal keempat menjadi periode terberat dengan penurunan penjualan sampai 57 persen hanya mencapai 874 unit. Tertundanya peluncuran model penerus untuk Giulia dan Stelvio turut berkontribusi pada kelesuan penjualan Alfa Romeo.
Performa Penjualan Model Dodge Lain
Selain Charger EV, model Charger bertenaga bensin juga masih menyumbang penjualan, yakni 2.141 unit sepanjang tahun 2025. Salah satu varian yang baru diluncurkan adalah Charger Sixpack dengan mesin enam silinder. Meski demikian, penjualan Charger bensin jauh menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 34.754 unit.
Beberapa model Dodge lainnya juga memiliki kontribusi beragam. Misalnya, Durango menunjukkan peningkatan dengan penjualan naik 37 persen menjadi 81.168 unit, meskipun hal ini masih belum mampu mengimbangi kejatuhan model ikonik seperti Charger dan Challenger.
Data Penjualan Stellantis di AS Tahun 2025
- Jeep tetap kuat dengan total penjualan 593.401 unit, meningkat tipis 1 persen dari tahun sebelumnya.
- Ram brand hampir stabil dengan 431.670 unit, turun 2 persen.
- Chrysler naik sedikit menjadi 126.373 unit penjualan.
- Dodge mengalami penurunan sebesar 28 persen dengan total 101.927 unit.
- Fiat dan Alfa Romeo mengalami tekanan berat dengan gabungan penjualan di bawah 7.000 unit.
Data tersebut memperlihatkan bahwa meski menghadapi tekanan pada produk ikonik, Dodge Charger Daytona EV mampu mencetak pencapaian yang relatif positif bagi Stellantis di pasar AS. Charger EV yang baru diluncurkan mampu mengambil posisi lebih unggul dibandingkan gabungan dua merek lainnya yang sudah lama berkibar.
Perkembangan ini juga menjadi gambaran nyata betapa signifikan perubahan tren kendaraan berbasis listrik dalam industri otomotif. Model-model listrik seperti Charger Daytona EV menjadi titik terang di tengah penurunan penjualan model-model konvensional Dodge dan tantangan besar pada merek Fiat serta Alfa Romeo.
Ke depannya, keberhasilan Charger EV mungkin dapat menginspirasi strategi baru Stellantis dalam meningkatkan penjualan merek Dodge sekaligus mempercepat transisi menuju kendaraan ramah lingkungan yang lebih diterima pasar. Meski demikian, hilangnya insentif dan penundaan peluncuran generasi baru pada merek lain masih menjadi tantangan yang harus dihadapi secara serius.





