Toyota Veloz Hybrid EV mencatatkan konsumsi bahan bakar (BBM) yang sangat impresif dalam pengujian rute Lintas Nusa. Selama menempuh perjalanan sejauh lebih dari 800 kilometer, MPV hibrida terbaru Toyota ini berhasil mencapai angka konsumsi BBM antara 18 sampai 28 km per liter, tergantung kondisi jalan yang dilalui.
Uji coba dilakukan pada etape ketiga ekspedisi Lintas Nusa, yang melewati rute dari kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, hingga Kota Yogyakarta sejauh 826 km. Pengujian konsumsi BBM menggunakan dua metode utama, yakni metode full to full dan pembacaan data melalui Multi-Information Display (MID) pada panel instrumen pengemudi.
Hasil Pengujian Full to Full
Metode full to full melibatkan pengisian bahan bakar penuh di awal dan akhir rute pengujian, yang ditempuh sejauh 339 kilometer dari Batu, Malang, ke Rest Area KM 575B Tol Solo-Ngawi. Rute ini menyediakan variasi kondisi jalan, mulai dari kontur naik turun di Batu, ruas jalan tol dari Malang menuju Surabaya, serta perjalanan di dalam Kabupaten Ngawi.
Hasil pengetesan full to full menunjukkan konsumsi bahan bakar sebesar 18,1 km per liter. Angka ini hampir sama dengan pembacaan dari MID yang tercatat di angka 18,2 km per liter, menunjukkan data MID cukup akurat sebagai referensi mudah untuk memantau efisiensi BBM.
Pencapaian Konsumsi BBM 28 Km/Liter
Capaian paling mengesankan terjadi pada pengujian dengan rute lebih pendek, yaitu perjalanan 96 km dari Batu, Malang, menuju Auto2000 Basuki Rachmat di Surabaya. Pada rute ini, Toyota Veloz Hybrid EV lebih banyak melaju dengan kecepatan konstan sebesar 90-100 km/jam serta kombinasi 30 persen rute dalam kota dan 70 persen jalan tol.
Data MID mencatat konsumsi bahan bakar mencapai 28 km per liter di rute ini. Angka ini sangat efisien dibandingkan varian non-hybrid Veloz. Selama pengujian, gaya berkendara tetap normal dengan AC menyala serta penyesuaian kecepatan sesuai kondisi lalu lintas.
Teknologi dan Spesifikasi Mesin Toyota Veloz Hybrid EV
Toyota Veloz Hybrid EV dilengkapi dengan mesin berkapasitas 1.496 cc berkode 2NR-VEX. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum sebesar 109,4 daya kuda (dk) serta torsi mesin bensin 121 Nm. Motor listrik memberikan tambahan torsi sebesar 141 Nm, berkontribusi pada akselerasi dan efisiensi bahan bakar.
Sistem hybrid yang digunakan adalah tipe paralel hybrid. Dalam sistem ini, motor listrik dan mesin bensin bekerja sama untuk menggerakkan roda sambil juga mengisi daya baterai. Bila kapasitas baterai cukup, mesin bensin akan berhenti otomatis dan motor listrik mengambil alih fungsi penggerak secara penuh, memungkinkan konsumsi BBM menjadi lebih hemat.
Unit mesin pada Veloz Hybrid EV memiliki kemiripan dengan Toyota Yaris Cross HEV, namun diracik ulang untuk menyesuaikan bobot dan kapasitas angkut penumpang yang lebih besar pada MPV ini. Hal ini memastikan kinerja optimal dan kenyamanan berkendara tetap terjaga.
Efisiensi dalam Berbagai Kondisi Jalan
Pengujian di lintas jalur pegunungan, kota, dan tol memberikan gambaran nyata keunggulan efisiensi Veloz Hybrid EV. Konsumsi BBM yang mencapai angka tertinggi 28 km/liter pada kondisi cruising stabil menunjukkan keandalan teknologi hybrid Toyota dalam mendukung penghematan bahan bakar.
Selain itu, penggunaan AC selama pengujian juga membuktikan bahwa sistem pendingin kabin tidak kompromi terhadap efisiensi BBM yang diperoleh. Ini relevan bagi pengguna yang membutuhkan kenyamanan berkendara dengan konsumsi bahan bakar yang rendah.
Data dari ekspedisi Lintas Nusa memperlihatkan bahwa Toyota Veloz Hybrid EV tidak hanya menawarkan performa dan kenyamanan, tetapi juga efisiensi bahan bakar yang unggul dalam perjalanan jauh. Pengujian ini menghadirkan referensi penting bagi konsumen yang mencari kendaraan MPV hybrid dengan konsumsi BBM yang hemat dan teknologi canggih di kelasnya.





