Advertisement

Mercedes-Benz Luncurkan MB.Drive Assist Pro, Sistem Navigasi Otonom Terbaru untuk Perkotaan

Mercedes-Benz memperkenalkan MB.Drive Assist Pro, teknologi asisten pengemudi terbaru yang memungkinkan kendaraan bernavigasi secara otonom di lingkungan perkotaan dengan berbagai tantangan kompleks. Sistem ini dapat mengendalikan kendaraan dari titik awal hingga tujuan tanpa intervensi pengemudi pada setir, sekaligus menjaga tingkat keselamatan yang sangat tinggi.

Berbeda dengan sistem otonom sebelumnya yang hanya fokus pada jalan tol, MB.Drive Assist Pro dirancang untuk mengatasi situasi dinamis di jalanan kota. Mobil dapat membaca lampu lalu lintas, menavigasi persimpangan sibuk, serta merespons kehadiran pejalan kaki, pesepeda, dan kendaraan lain secara instan. Sistem ini juga mampu melakukan perpindahan jalur secara mandiri, dari jalan raya ke jalan perumahan bahkan gerbang tol.

Teknologi Sensor Canggih dan Redundansi Keamanan

Mercedes-Benz menggunakan lebih dari 30 jenis sensor dalam MB.Drive Assist Pro untuk mengumpulkan data secara akurat dan berlapis. Sensor tersebut meliputi Lidar, Radar, dan kamera 360 derajat yang memberikan visibilitas penuh terhadap marka jalan dan rambu lalu lintas. Pendekatan multi-sensor ini memberikan keunggulan saat kondisi cuaca buruk, seperti hujan deras atau kabut, dibandingkan sistem lain yang hanya mengandalkan kamera.

Data dari sensor-sensor tersebut kemudian diproses menggunakan chip NVIDIA berkinerja tinggi yang dibekali algoritma pembelajaran mesin (AI). Teknologi ini memungkinkan sistem untuk memprediksi pergerakan objek lain di jalan dengan cepat dan presisi, sehingga membuat respons kendaraan lebih aman dan halus.

Manuver Kompleks dan Kenyamanan Berkendara

MB.Drive Assist Pro tidak hanya mampu melakukan kemudi otomatis secara hands-free, tetapi juga mengeksekusi manuver sulit dengan lembut. Sistem ini melakukan akselerasi dan pengereman secara halus, sehingga menghindari pengereman mendadak yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang. Dalam situasi pengendalian, fitur Cooperative Steering memungkinkan pengemudi memberikan intervensi kecil, seperti menghindari lubang di jalan. Saat tangan dilepas dari setir, sistem kembali mengambil alih kontrol secara otomatis tanpa perlu pengaktifan ulang.

Implementasi dan Model Aktivasi

Sistem MB.Drive Assist Pro akan hadir pertama kali pada Mercedes-Benz CLA generasi terbaru untuk model tahun mendatang. Sedan ini tidak hanya menjadi laboratorium teknologi MB.OS, tetapi juga memperlihatkan efisiensi baterai yang optimal. Mercedes-Benz menargetkan peluncuran di pasar Amerika Serikat dan Eropa pada kuartal pertama mendatang.

Untuk penggunaan teknologi ini, konsumen diberikan fleksibilitas dalam model aktivasi perangkat lunak. Tersedia opsi pembelian paket seumur hidup pada saat pemesanan kendaraan. Sebagai alternatif, tersedia juga opsi berlangganan bulanan, yang memungkinkan pengguna mengaktifkan teknologi hanya pada kebutuhan tertentu, seperti perjalanan jauh atau liburan.

Klasifikasi dan Pengawasan Pengemudi

Walaupun MB.Drive Assist Pro dapat melakukan kemudi hands-free signifikan, sistem ini diklasifikasikan sebagai Level 2++. Artinya, mata pengemudi harus tetap fokus pada kondisi jalan. Sensor di dalam kabin akan secara aktif memantau pandangan pengemudi untuk memastikan kesiapan mengambil alih ketika situasi darurat muncul. Langkah ini menegaskan komitmen Mercedes-Benz untuk mendahulukan keselamatan di atas semua aspek teknologi otonom.

Perbandingan dengan Sistem Kompetitor

Sistem Mercedes-Benz ini menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan sistem otonom dari kompetitor seperti Tesla FSD dan General Motors Super Cruise. Dengan pendekatan multi-sensor dan integrasi AI yang canggih, MB.Drive Assist Pro menawarkan keandalan dan presisi yang lebih tinggi, sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman dan aman di lingkungan perkotaan yang kompleks.

Pengembangan ini menandai babak baru dalam teknologi kendaraan otonom yang tidak hanya menonjolkan kemudahan navigasi, tapi juga menjaga standar keselamatan tertinggi melalui inovasi teknologi mutakhir dan pemantauan pengemudi yang ketat.

Berita Terkait

Back to top button