Advertisement

Xiaomi Hadirkan Penyegaran SU7 dengan Teknologi LiDAR Canggih, Siap Rilis Segera

Xiaomi telah mengumumkan rencana besar untuk membarui sedan listrik andalannya, SU7, yang akan meluncur pada April 2026. Model penyegaran ini akan menghadirkan berbagai peningkatan mulai dari fitur keselamatan hingga desain, sekaligus membawa teknologi canggih seperti LiDAR sebagai fitur standar di semua varian.

Sejak debut perdana pada Maret 2024, Xiaomi SU7 telah meraih kesuksesan luar biasa di pasar kendaraan listrik Tiongkok. Dalam waktu kurang dari dua tahun, penjualan SU7 telah mencapai 360.000 unit, dengan rata-rata penjualan bulanan melebihi 17.000 unit. Kesuksesan ini menjadi bukti seriusnya Xiaomi dalam mengembangkan segmen otomotif, kata CEO Lei Jun.

Pembaruan Tampilan dan Personalisasi

Pada versi facelift SU7, Xiaomi menghadirkan opsi warna baru dan desain pelek terkini. Varian terbaru juga menawarkan pilihan interior lebih beragam yang memungkinkan pembeli menyesuaikan tampilan mobil sesuai preferensi pribadi. Perubahan ini diharapkan meningkatkan daya tarik SU7 di pasar yang semakin kompetitif.

Salah satu inovasi keselamatan paling menonjol adalah integrasi LiDAR sebagai fitur standar pada seluruh varian SU7. Teknologi ini meningkatkan kemampuan sistem bantuan berkendara, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan lebih bagi pengemudi dan penumpang. Penerapan LiDAR ini menunjukkan komitmen Xiaomi dalam mengedepankan teknologi tinggi dalam produknya.

Efisiensi dan Performa Lebih Optimal

Mengikuti tren mobil listrik yang memprioritaskan efisiensi energi, SU7 versi 2026 akan membawa lompatan signifikan dalam jarak tempuh. Xiaomi juga mengembangkan sasis cerdas dengan teknologi terbaru yang belum diungkap detailnya, tetapi diyakini mampu mendukung performa dan pengendalian kendaraan.

Salah satu pembaruan menarik adalah warna eksterior baru bernama Capri Blue. Warna ini memiliki karakter lebih dalam dibandingkan Gulf Blue yang digunakan sebelumnya. Selain itu, perbaikan aerodinamika berhasil menurunkan koefisien hambatan udara menjadi 0,21 Cd. Angka tersebut akan membantu memperpanjang jarak tempuh kendaraan tanpa membebani konsumsi energi.

Harga dan Posisi Pasar

Pembaruan teknologi dan fitur canggih yang dibawa SU7 facelift memicu kenaikan harga sekitar 20.000 yuan atau setara Rp48 jutaan. Meski demikian, para analis menilai kenaikan ini masih wajar dan sebanding dengan peningkatan yang didapat konsumen.

Peluncuran SU7 terbaru menegaskan ambisi Xiaomi untuk terus bersaing dengan merek lama di sektor mobil listrik. Melalui inovasi teknologi dan penguatan fitur keselamatan, Xiaomi menunjukkan keseriusannya sekaligus memperkuat kehadirannya sebagai pemain penting di pasar global kendaraan listrik.

Jumlah pemesanan awal yang sudah dibuka meskipun peluncuran masih beberapa bulan lagi menunjukkan antusiasme konsumen terhadap produk baru Xiaomi. Dengan kombinasi peningkatan performa, fitur pintar, dan desain diperbarui, SU7 berpotensi menjadi salah satu sedan listrik pilihan utama di masa depan.

Berita Terkait

Back to top button