Advertisement

Gaikindo Siapkan Target Penjualan Mendekati 800 Ribu Unit, Kata Putu Ardika

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tengah menyiapkan target penjualan mobil nasional untuk tahun 2026. Proyeksi ini akan dibahas bersama para agen pemegang merek (APM) dalam pertemuan yang direncanakan segera.

Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, menyampaikan bahwa data penjualan Desember 2025 belum lengkap, sehingga target penjualan 2026 masih dalam tahap finalisasi bersama anggota. Pertemuan tersebut fokus pada evaluasi performa pasar otomotif sepanjang 2025.

Revisi Target Penjualan Mobil Nasional 2025

Sepanjang tahun 2025, Gaikindo melakukan beberapa kali penyesuaian target penjualan mobil. Awalnya, target dipatok tinggi di angka 900 ribu unit berdasarkan optimisme pasar. Namun, menyesuaikan kondisi pasar yang melemah, target kemudian diturunkan menjadi 800 ribu unit, dan akhirnya pada angka 780 ribu unit.

Data distribusi kendaraan dari dealer ke konsumen hingga November 2025 mencapai 739.977 unit. Angka ini menyusut 8,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebanyak 807.586 unit. Penurunan ini menjadi salah satu alasan utama penyesuaian target.

Putu Juli Ardika Optimistis Mendekati 800 Ribu Unit

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menyatakan keyakinan bahwa penjualan nasional masih dapat menyentuh angka mendekati 800 ribu unit pada akhir 2025. “Ya, dekat-dekat 800 (ribu unit), lah. Diproyeksikan seperti itu, kita berusaha keras,” kata Putu dalam perbincangan di Tangerang.

Ia menilai berbagai upaya terus dilakukan untuk mendorong penjualan dan menjaga pasar tetap kompetitif. Namun, adanya tekanan pasar membuat target yang digadang-gadang sebelumnya harus direvisi kembali.

Persaingan Pasar Otomotif dengan Malaysia

Pasar otomotif Indonesia sepanjang 2025 juga menghadapi persaingan ketat dari Malaysia. Data Malaysian Automotive Association (MAA) menunjukkan penjualan kendaraan sepanjang 11 bulan pertama tahun tersebut mencapai 727.836 unit.

Jumlah ini sebenarnya lebih tinggi dibanding distribusi kendaraan Indonesia di periode yang sama, yakni 710.084 unit. Pada November 2025, pasar Malaysia mencatat penjualan 72.509 unit dengan rincian 67.308 unit kendaraan penumpang dan 5.201 unit kendaraan komersial.

Target penjualan Malaysia untuk tahun 2025 dipasang di angka 780 ribu unit, atau setara dengan proyeksi terbaru Gaikindo. Penurunan volume yang signifikan terjadi sejak awal tahun, dengan angka penjualan Malaysia lebih tinggi 10 persen dibanding Indonesia selama periode Januari–Oktober.

Agenda Gaikindo untuk Tahun 2026

Dalam pertemuan mendatang, Gaikindo akan mengevaluasi tantangan yang dihadapi di 2025 dan mengidentifikasi peluang penguatan pasar pada 2026. Fokus diskusi akan meliputi:

  1. Analisis tren penjualan nasional dan distribusi produk merek APM.
  2. Strategi peningkatan daya saing industri otomotif Indonesia.
  3. Penyesuaian target penjualan berdasarkan kondisi pasar global dan domestik.
  4. Inovasi produk dan segmentasi pasar untuk menangkap preferensi konsumen.

Gaikindo berharap roadmap penjualan 2026 bisa dirumuskan secara realistis dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan persaingan regional.

Dengan persiapan matang, Gaikindo optimistis industri otomotif nasional dapat bergerak lebih adaptif meski tantangan pasar tetap ada. Target baru ini menjadi pijakan bagi stakeholder untuk bergerak bersama dalam meningkatkan kontribusi sektor otomotif terhadap perekonomian.

Berita Terkait

Back to top button