Apple berhasil masuk ke dalam daftar lima produsen ponsel teratas di India pada kuartal ketiga bulan Juli sampai September. Menurut laporan terbaru dari Counterpoint Research, pengiriman smartphone di India tumbuh 5 persen secara tahunan. Apple mencatat kenaikan pangsa pasar dari 7 persen menjadi 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan yang kuat terhadap smartphone premium dengan harga di atas Rs. 30.000. Baik Apple maupun Samsung menguasai pangsa pasar terbesar berdasarkan nilai di kuartal ketiga tersebut. Hal ini menunjukkan preferensi konsumen India bergeser ke segmen produk bernilai tinggi.
Pertumbuhan Pasar Smartphone di India
Menurut laporan Counterpoint Research, kuartal ketiga menunjukkan kenaikan 5 persen dari segi volume serta peningkatan 18 persen dari sisi nilai. Ini merupakan rekor nilai kuartal tertinggi yang pernah dicapai berkat penjualan yang kuat selama musim perayaan. Peralihan ke produk premium menjadi faktor utama yang menopang pertumbuhan pasar.
Segmentasi pasar menunjukkan bahwa smartphone kelas atas meningkat hingga 29 persen secara tahunan. Permintaan yang "kuat" untuk seri unggulan Apple dan Samsung terutama mendorong angka ini. Selain itu, suku bunga rendah dan opsi cicilan yang mudah memudahkan konsumen melakukan upgrade smartphone.
Performa Apple di Pasar India
Apple menguasai 28 persen pangsa pasar berdasarkan nilai grosir, yang dipicu oleh penjualan kuat iPhone 16 dan lini iPhone 15 yang diluncurkan dua tahun lalu. Seri flagship terbaru mereka, iPhone 17, juga menerima respons yang sangat positif dengan permintaan melampaui pendahulunya saat peluncuran awal. Strategi diskon agresif dan opsi cicilan turut mendukung peningkatan penjualan.
Samsung dan Kompetitor Lainnya
Samsung memegang 23 persen pangsa pasar karena tingginya permintaan untuk seri Galaxy S dan seri Galaxy A yang menyasar segmen menengah. Penjualan Galaxy Z Fold 7 juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, menegaskan posisi Samsung sebagai pemimpin di segmen ponsel lipat.
Di sisi lain, iQOO, sub-brand dari Vivo, tercatat sebagai merek dengan pertumbuhan tercepat secara volume, meningkat 54 persen YoY. Kesuksesan ini didorong oleh ekspansi produk yang fokus pada gaming. Vivo sendiri mempertahankan pangsa pasar terbesar dalam hal volume, yakni 20 persen, berkat strategi saluran ritel yang variatif.
Merek-Merek Lain dan Pangsa Pasar Chipset
Motorola melaporkan kenaikan pengiriman sebesar 53 persen, terutama didukung oleh seri G dan Edge. Lava menunjukkan pertumbuhan paling pesat di segmen harga di bawah Rs. 10.000 dengan lonjakan 135 persen. Sedangkan Itel mendominasi kategori ponsel fitur.
Dari sisi chipset, MediaTek memegang pangsa pasar terbesar 46 persen, diikuti Qualcomm sebesar 29 persen, menegaskan dominasi kedua pabrikan ini dalam ekosistem smartphone India.
Kenaikan Apple dalam daftar lima besar produsen ponsel mencerminkan perubahan nyata di pasar India, yang kini semakin menjanjikan bagi segmen premium. Strategi diversifikasi produk, penawaran diskon, serta kemudahan pembayaran jadi kunci keberhasilan bertahan dan tumbuh di tengah persaingan ketat.
