
Samsung Galaxy S26 Ultra diprediksi akan diluncurkan tanpa pembaruan besar pada sektor kameranya. Meskipun menggunakan prosesor Exynos 2600 yang menawarkan kemampuan fotografi canggih dan efisiensi daya lebih baik, perangkat flagship ini nampaknya mempertahankan sebagian besar sensor kamera dari generasi sebelumnya.
Bocoran dari tipster @chunvn8888 mengungkap bahwa hanya ada peningkatan resolusi pada lensa telefoto 3x, dari 10 megapiksel menjadi 12 megapiksel menggunakan sensor Samsung S5K3LD. Kamera utama masih menggunakan sensor ISOCELL HP2 200 megapiksel, ultrawide 50 megapiksel dengan sensor ISOCELL JN3, dan lensa periskop 5x 50 megapiksel memakai sensor Sony IMX854. Kamera depan diperkirakan menggunakan sensor Sony IMX874 12 megapiksel.
Fokus Pada Penyempurnaan Bertahap
Samsung tampaknya lebih mengutamakan penyempurnaan kecil dibandingkan inovasi besar di sektor kamera. Tipster PhoneArt (@UniverseIce) menyebut peluang aperture lebih lebar di kamera 200 megapiksel dan telefoto 5x demi meningkatkan performa rendah cahaya, tetapi perubahan ini masih dirasa moderat. Sementara itu, kompetitor seperti Xiaomi, Vivo, dan Honor terus meningkatkan kemampuan kamera dengan fitur seperti lensa telefoto 200 megapiksel dan sensor utama generasi terbaru.
Samsung juga kemungkinan menjaga kesetaraan fitur antara model Exynos dan Snapdragon. Meski Exynos 2600 dikabarkan mendukung video 8K HDR10+ pada 60 fps, fitur tersebut mungkin tidak diaktifkan untuk menyamakan performa dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang tidak mendukung fitur serupa. Pendekatan ini bertujuan menghindari perbedaan pengalaman antara pengguna di berbagai wilayah.
Potensi Prosesor Exynos 2600 yang Belum Dioptimalkan
Sebelumnya, bocoran dari tipster @SPYGO19726 menyebut bahwa Exynos 2600 memiliki kemampuan pengolahan gambar sangat tinggi. Prosesor ini dapat menangani sensor tunggal 320 megapiksel atau tiga sensor 108 megapiksel sekaligus, dengan mesin HDR yang memadukan hingga lima frame dan mendukung pemrosesan gambar RAW 14-bit. Fitur video termasuk perekaman 8K HDR10+ 60 fps dan 4K 120 fps, dengan stabilisasi optik dan elektronik berbasis AI.
Exynos 2600 juga diklaim lebih efisien daya 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya dan memiliki bandwidth internal hingga 1,8 terabyte per detik untuk pemrosesan AI fotografi real-time. Namun, fitur-fitur ini diduga belum dimanfaatkan secara penuh oleh Galaxy S26 Ultra.
Peningkatan Pada Sistem Pengisian Daya
Selain sektor kamera, Galaxy S26 Ultra membawa pembaruan pada sistem pengisian daya dengan PPS charging yang mampu memberikan daya hingga 55 watt pada pengisian 15 persen pertama, lalu turun ke 45 watt hingga kapasitas mencapai sekitar 70 persen. Hal ini menjadi kemajuan signifikan dibanding standar PPS 2.0 sebelumnya yang sulit mempertahankan kecepatan 45 watt secara konsisten.
Walaupun Galaxy S26 Ultra tidak membawa perubahan radikal pada hardware kamera, peningkatan di sisi perangkat lunak dan efisiensi prosesornya dapat memberikan pengalaman fotografi yang lebih halus dan stabil. Samsung tampaknya masih menyimpan teknologi mutakhirnya untuk generasi berikutnya, sementara saat ini fokus pada penyempurnaan fitur yang sudah ada.





