Samsung Galaxy Z TriFold diprediksi diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas. Hal ini karena perusahaan ingin mengendalikan risiko sekaligus melakukan uji pasar sebelum meluncurkan perangkat secara masif. Samsung hanya memproduksi antara 20.000 hingga 30.000 komponen untuk perangkat lipat terbaru ini, jumlah yang jauh lebih kecil dibandingkan produksi smartphone flagship pada umumnya.
Perangkat ini diperkenalkan pada acara APEC dan menampilkan desain inovatif dengan mekanisme lipat ganda. Layar Galaxy Z TriFold dapat melebar dari 6,5 inci menjadi 10 inci, memberikan pengalaman tablet dalam satu perangkat. Desain ini berbeda dari Huawei Mate XT Ultimate, menunjukkan bahwa Samsung mengambil pendekatan unik dalam teknologi lipat.
Strategi Produksi yang Sangat Hati-hati
Samsung secara sengaja membatasi produksi Galaxy Z TriFold. Menurut laporan dari sumber industri, langkah ini disebabkan tantangan teknis perangkat yang rumit dan biaya produksi yang tinggi. Harga perangkat diperkirakan mencapai sekitar 2.500 dolar AS, membuatnya berada di segmen premium dan eksklusif.
Perusahaan juga belum memesan komponen tambahan setelah produksi awal. Para pemasok masih menunggu arahan dari Samsung mengenai pengembangan produksi lebih lanjut. Keputusan akhir tentang perluasan produksi kemungkinan akan diambil paling lambat pada bulan Desember mendatang.
Perbandingan dengan Model Foldable Samsung Lain
Pendekatan Samsung pada Galaxy Z TriFold berbeda dengan model Galaxy Z Fold 7. Model Fold 7 mengalami penjualan yang jauh lebih baik sehingga Samsung meningkatkan produksi hingga 260.000 unit pada September. Sementara itu, TriFold direncanakan hanya untuk pasar niche dengan jumlah produksi yang sangat terbatas.
Hal ini menandai pergeseran strategi dari target penjualan massal menjadi produk konsep atau koleksi. Galaxy Z TriFold dianggap sebagai bukti inovasi Samsung dalam teknologi layar lipat, tanpa harus langsung fokus pada hasil penjualan besar-besaran.
Ketersediaan dan Pasar Sasaran
Ketersediaan Galaxy Z TriFold akan sangat terbatas dan hanya dipasarkan di beberapa wilayah tertentu. Beberapa wilayah yang diperkirakan menjadi pasar awal adalah China, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, dan Uni Emirat Arab. Pendekatan ini mendukung strategi perusahaan untuk menguji minat pasar di area tertentu terlebih dahulu.
Perangkat ini berpeluang menjadi salah satu produk Samsung yang paling langka dan eksklusif. Dengan fitur inovatif dan keterbatasan produksi, Galaxy Z TriFold menunjukkan keberanian Samsung dalam mengeksplorasi desain smartphone masa depan dengan pendekatan yang terukur.
Fokus pada Uji Pasar dan Inovasi
Samsung tampaknya mengutamakan pengujian pasar sebagai prioritas utama peluncuran Galaxy Z TriFold. Dengan produksi terbatas, perusahaan dapat mengumpulkan data konsumen dan mengukur penerimaan pasar terhadap desain yang sangat baru ini. Langkah ini juga meminimalisir risiko stok berlebih dan kebocoran teknologi sebelum benar-benar siap untuk produksi massal.
Dengan demikian, Galaxy Z TriFold dapat dilihat sebagai pionir teknologi lipat yang sekaligus menguji batas inovasi dan kesiapan pasar. Keputusan Samsung menampilkan kehati-hatian dalam mengembangkan perangkat yang kompleks dan premium ini, sekaligus memberikan gambaran masa depan ponsel lipat dengan desain tiga lipatan.
