
Apple memperkenalkan chip jaringan nirkabel N1 di iPhone 17 series dan iPhone Air pada September. Chip ini menggantikan prosesor Broadcom dan menjanjikan peningkatan keandalan serta efisiensi daya.
Data dari Ookla mengindikasikan bahwa chip N1 memberikan dorongan performa signifikan jika dibandingkan dengan seri iPhone 16 dan ponsel Android flagship terkini.
Performa N1 dibandingkan Android Flagship
Menurut hasil pengujian Ookla selama enam minggu pasca peluncuran, iPhone 17 dengan chip N1 mencatat kecepatan unduh dan unggah median hingga 40 persen lebih tinggi dibanding seri iPhone 16. Hal ini menunjukkan peningkatan nyata dalam pengalaman pengguna.
Ketika dibandingkan dengan perangkat Android unggulan seperti Google Pixel 10 Pro, Samsung Galaxy S25, dan Xiaomi 15T, iPhone 17 menunjukkan performa yang sangat kompetitif. Pixel 10 Pro mencatat kecepatan unduh median tertinggi sebesar 335,33 Mbps, sedikit di atas iPhone 17 yang mencapai 329,56 Mbps. Namun, pada kondisi jaringan yang lebih lemah (10th percentile), N1 unggul dengan kecepatan 56,08 Mbps, mengalahkan Pixel 10 Pro yang hanya 53,25 Mbps.
Kelebihan dalam Kondisi Jaringan Lemah
Data menunjukkan bahwa chip N1 tidak hanya meningkatkan kecepatan puncak, tetapi juga kestabilan koneksi. Pengguna di area dengan sinyal Wi-Fi lemah merasakan peningkatan kecepatan hingga lebih dari 60 persen dibanding iPhone 16. Ini berarti iPhone 17 lebih andal saat menghadapi kondisi sinyal buruk.
Di sisi lain, beberapa perangkat Android menawarkan keunggulan di area spesifik. Xiaomi 15T Pro, misalnya, unggul dalam kecepatan unggah dan latensi rendah berkat chipset MediaTek. Sedangkan Huawei Pura 80 kurang optimal di pasar tertentu karena tidak mendukung pita 6GHz secara penuh.
Batasan dan Optimasi Chip N1
Meskipun chip N1 mendukung standar Wi-Fi 7, Apple hanya mengimplementasikan saluran maksimum 160MHz, dibanding standar penuh 320MHz. Secara teoretis, hal ini membatasi kecepatan maksimum. Namun, data Ookla menyebutkan bahwa batas ini tidak berdampak signifikan pada performa nyata kebanyakan pengguna. Metode tuning dan pengelolaan radio cerdas Apple berhasil mengimbangi keterbatasan ini.
Di Amerika Utara, di mana router Wi-Fi 7 dengan saluran 320MHz lebih banyak digunakan, iPhone 17 berhasil mencatat kecepatan unduh median hingga 416,14 Mbps, dan kecepatan pada persentil ke-90 mencapai 976,39 Mbps.
Manfaat bagi Pengguna Akhir
Bagi pengguna, chip N1 pada iPhone 17 series dan iPhone Air berarti koneksi Wi-Fi yang lebih stabil dan andal, termasuk di area dengan sinyal lemah. Pengurangan putus sambung akan terasa saat penggunaan di rumah ramai atau panggilan video panjang. Selain itu, pengelolaan radio yang lebih pintar juga menjanjikan efisiensi baterai yang lebih baik.
Perkembangan ini menempatkan iPhone 17 series sebagai salah satu perangkat dengan performa jaringan nirkabel yang kuat di pasar, bersaing ketat dengan ponsel Android flagship. Ini menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan dan kestabilan koneksi Wi-Fi.





