Advertisement

Basarnas Perluas Pencarian Korban Hilang KM Putri Sakinah, Upaya Evakuasi Terus Berlanjut

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih terus melakukan pencarian terhadap dua korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang belum ditemukan. Kapal tersebut tenggelam di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan memperluas area penyisiran sebagai upaya untuk menemukan para korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menyatakan bahwa operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Senin, 5 Januari 2024. Tim SAR memperluas area pencarian hingga lima nautical mile dari lokasi awal setelah menemukan satu korban pada Minggu, 4 Januari 2024. Perpanjangan operasi pencarian dijadwalkan berlangsung hingga Rabu, 7 Januari 2024.

Perluasan Area Pencarian dan Personel yang Dilibatkan

Pencarian dilakukan dengan melibatkan total 153 personel dari berbagai unsur gabungan. Mereka berasal dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai Taman Nasional Komodo, P3KOM, Grahawis, dan BPBD Manggarai Barat. Selain itu, komunitas penyelam turut membantu melakukan penyisiran bawah laut.

Sebanyak 17 alat utama juga dikerahkan untuk mempermudah pencarian di perairan serta pulau-pulau sekitar Labuan Bajo. Ditpolair Polda NTT, tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Bandung, dan Distrik Navigasi Kupang turut berkontribusi dalam mendeteksi keberadaan kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam.

Kondisi dan Hambatan Pencarian

Proses pencarian sudah berlangsung selama 11 hari dengan kondisi yang cukup menantang. Gelombang tinggi dan arus laut yang kuat sempat menjadi hambatan dalam operasi penyisiran bawah laut. Meski begitu, tim SAR tetap bekerja maksimal menyesuaikan dengan situasi lapangan agar pencarian dapat berjalan efektif.

Kapal KM Putri Sakinah dilaporkan membawa 11 orang, terdiri dari enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu pemandu wisata, dan empat kru kapal. Kapal tersebut tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, yang merupakan salah satu destinasi wisata populer di Labuan Bajo.

Langkah-Langkah Operasi SAR Saat Ini

  1. Memperluas area pencarian hingga lima nautical mile dari lokasi awal.
  2. Melibatkan 153 personel dari gabungan berbagai instansi dan komunitas penyelam.
  3. Menggunakan 17 alat utama untuk penyisiran di permukaan dan bawah laut.
  4. Mengoptimalkan teknologi deteksi dengan dukungan tim dari ITB Bandung dan Distrik Navigasi Kupang.
  5. Menyesuaikan jadwal pencarian untuk menghadapi kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak menentu.

Operasi pencarian akan terus berjalan sesuai rencana hingga batas waktu yang ditentukan, sambil menunggu perkembangan dan informasi terbaru di lapangan. Upaya maksimal terus dilakukan demi menemukan kedua korban yang masih hilang dan memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button