
Pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 menawarkan akses modal usaha bagi UMKM dengan proses yang semakin efisien. Banyak pelaku usaha mencari informasi lengkap tentang tahapan pengajuan KUR BRI 2026, mulai dari pendaftaran hingga pencairan dana. Pemahaman prosedur KUR menjadi kunci agar proses aplikasi berjalan lancar dan peluang persetujuan kredit pun lebih besar.
Bank BRI sebagai salah satu penyalur KUR terbesar di Indonesia telah menetapkan serangkaian langkah pengajuan yang wajib diikuti. Data tahun 2024 memperlihatkan penyaluran KUR mengalami pertumbuhan signifikan, dengan serapan terbesar di sektor perdagangan dan pertanian. Berikut penjelasan terperinci mengenai tahapan pengajuan KUR BRI.
Persiapan Dokumen dan Syarat Kelayakan
Sebelum melakukan pengajuan, pelaku usaha harus memenuhi syarat utama penerima KUR. UMKM calon debitur wajib aktif menjalankan usaha minimal selama enam bulan. Selain itu, calon debitur tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, kendaraan, atau kartu kredit. Dokumen yang perlu disiapkan meliputi KTP, Kartu Keluarga, surat legalitas usaha seperti NIB atau SIUP, dan dokumen keuangan usaha.
Menyiapkan dokumen dengan lengkap dan valid mempercepat proses verifikasi. Data dari BRI tahun sebelumnya menunjukkan sekitar 15% penolakan KUR terjadi akibat kurangnya kelengkapan dokumen administrasi. Oleh karena itu, sebelum mendaftar, pastikan berkas-berkas penting tersebut telah tersusun rapi.
Proses Pendaftaran KUR BRI
BRI menyediakan dua opsi pendaftaran yaitu online dan offline. Calon debitur bisa mengakses website resmi KUR BRI untuk pendaftaran digital dan mengisi seluruh data pribadi serta informasi usaha sesuai formulir. Sementara itu, pendaftaran melalui kantor cabang masih menjadi pilihan banyak pelaku UMKM yang ingin berkonsultasi langsung dengan petugas bank.
Pencatatan informasi usaha dengan jujur dan detail sangat disarankan. Hal ini menjadi faktor krusial dalam proses seleksi dan verifikasi. Bank biasanya memberikan konfirmasi penerimaan aplikasi secara cepat jika data sudah sesuai.
Tahap Verifikasi dan Survei Usaha
Setelah pendaftaran, BRI akan melakukan verifikasi data administrasi. Tim analis dari bank akan menghubungi calon debitur untuk mengonfirmasi keabsahan dokumen dan memastikan kelengkapan persyaratan. Dalam jadwal tertentu, petugas BRI juga melakukan survei lapangan guna menilai kelayakan usaha secara langsung.
Pada fase survei ini, pelaku usaha sebaiknya menyiapkan dokumen usaha tambahan seperti faktur penjualan, laporan keuangan sederhana, dan bukti aktivitas usaha. Berdasarkan data referensi, survei lapangan biasanya dilakukan dalam waktu 3–7 hari setelah verifikasi dokumen.
Analisis Kelayakan dan Persetujuan Pinjaman
Setelah survei, analis kredit BRI mengukur potensi usaha, kemampuan pembayaran cicilan, serta mengevaluasi tujuan penggunaan pinjaman. Proses ini mendorong pelaku usaha untuk menjelaskan secara rinci strategi bisnis dan rencana pemanfaatan dana KUR.
Jika usaha dinyatakan layak, bank menghubungi pemohon untuk pemberitahuan persetujuan pinjaman. Informasi terkait besaran plafon pinjaman, bunga, tenor, serta simulasi angsuran bulanan akan diberikan agar calon debitur memahami kewajiban ke depan.
Penandatanganan Perjanjian Kredit
Tahap berikutnya adalah penandatanganan perjanjian kredit antara debitur dan bank. Proses ini biasanya dilakukan di kantor cabang dengan didampingi petugas KUR. Bacalah isi perjanjian secara seksama, terutama mengenai hak dan kewajiban sebagai penerima dana serta jadwal pembayaran angsuran.
Setelah proses tanda tangan selesai, bank akan memproses administrasi pencairan dana dalam kurun waktu 1 – 3 hari kerja.
Pencairan Dana KUR
Dana KUR akan ditransfer ke rekening debitur sesuai nominal plafon yang disetujui. Dana tersebut bisa segera dimanfaatkan untuk kebutuhan modal kerja, pembelian stok, atau pengembangan usaha lainnya. Nasabah diimbau memanfaatkan dana secara bijak untuk menjaga kelancaran pembayaran cicilan.
Dengan mengikuti seluruh prosedur resmi sesuai persyaratan dari BRI, proses pengajuan KUR 2026 dapat berjalan lebih cepat dan minim kendala. Berbagai inovasi digital yang diluncurkan BRI turut mempercepat tahapan aplikasi dan pencairan. Pelaku usaha juga sebaiknya menghindari perantara tidak resmi atau praktik calo, agar hak sebagai calon debitur KUR tetap terlindungi.
Tabel Tahapan Pengajuan KUR BRI 2026:
| Tahap | Proses yang Dijalani |
|---|---|
| 1. Persiapan Dokumen | Mengumpulkan dokumen identitas, legalitas usaha, dll |
| 2. Pendaftaran | Melalui website resmi BRI atau langsung ke kantor |
| 3. Verifikasi | Pemeriksaan dokumen dan data |
| 4. Survei Lapangan | Kunjungan dan analisis usaha oleh petugas bank |
| 5. Persetujuan Kredit | Penilaian kelayakan dan notifikasi keputusan |
| 6. Penandatanganan Perjanjian | Finalisasi kontrak antara debitur dan bank |
| 7. Pencairan Dana | Dana masuk ke rekening debitur |
Setiap tahapan dalam pengajuan KUR BRI 2026 membutuhkan perencanaan yang matang dan komitmen pelaku usaha agar dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan secara optimal. Program KUR BRI terus disempurnakan untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan memperluas akses modal usaha dengan bunga kompetitif dan skema pembayaran yang terjangkau. Kesiapan dokumen serta transparansi informasi menjadi kunci utama keberhasilan proses pengajuan KUR di tahun 2026.





