Pemerintah Genjot Pembangunan Ribuan Jembatan Gantung untuk Perkuat Konektivitas Nasional

Pemerintah berkomitmen mempercepat pembangunan jembatan gantung di seluruh Indonesia. Targetnya adalah membangun sekitar 6.900 jembatan gantung pada tahun 2026 guna meningkatkan akses masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan jalur aman untuk menuju sekolah.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah menerima laporan terkait target pembangunan tersebut. Informasi ini disampaikan dalam retret menteri yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, pada awal Januari 2026.

Peran Satgas Darurat Jembatan

Satuan Tugas Darurat Jembatan yang dibentuk pemerintah sudah mulai bekerja secara intensif. Dalam waktu satu bulan, satgas berhasil menyelesaikan pembangunan 11 jembatan gantung. Saat ini, sekitar 50 jembatan sedang dalam tahap pengerjaan di berbagai daerah.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya percepatan program ini. Ia memerintahkan satgas untuk merealisasikan seluruh target pembangunan jembatan gantung secepat mungkin. Hal ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengatasi keterbatasan akses di wilayah-wilayah terpencil.

Dampak Sosial dan Fasilitas Penunjang

Pembangunan jembatan gantung diharapkan bisa memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Terutama dalam menyediakan akses aman untuk anak-anak menuju sekolah di daerah sulit dijangkau. Dengan adanya jembatan ini, pemerintah ingin mendukung kelancaran pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup penduduk.

Selain fokus pada infrastruktur konektivitas, pemerintah juga melaporkan keberhasilan program strategis lain. Salah satu contohnya adalah program makan bergizi gratis yang telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini dibarengi dengan pembangunan sekitar 19.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan diperkirakan bertambah menjadi 35.000 pada 2026.

Upaya Memperluas Akses Layanan Dasar

Pemerintah juga memperluas akses layanan dasar melalui program cek kesehatan gratis. Sepanjang 2025, program ini telah menjangkau sekitar 70 juta orang. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Retret Kabinet Merah Putih jilid II menjadi momentum evaluasi dan penajaman arah kebijakan tahun 2026. Presiden Prabowo mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran kabinet dan mengajak agar terus memaksimalkan pelaksanaan program demi kemajuan bangsa.

Data Target Pembangunan Jembatan Gantung 2026

  1. Total jembatan gantung yang akan dibangun: 6.900 unit
  2. Jembatan yang sudah selesai dalam satu bulan: 11 unit
  3. Jembatan dalam proses pengerjaan: 50 unit
  4. Sasaran utama: Mendukung akses pendidikan anak-anak di daerah terpencil
  5. Pelaksana: Satgas Darurat Jembatan yang dibentuk pemerintah

Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengatasi tantangan geografis yang menghambat mobilitas dan akses masyarakat. Dengan pengerjaan yang terus berjalan, diharapkan ketersediaan infrastruktur tersebut semakin merata hingga ke pelosok negeri.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com
Exit mobile version