Kementerian Agama (Kemenag) menggelar aksi donor darah sebagai langkah antisipasi kekurangan stok darah menjelang bulan Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke-80.
Donor darah yang difasilitasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag mendapat apresiasi khusus dari Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Menurut Menag, kegiatan ini sangat strategis karena kebutuhan darah di rumah sakit biasanya meningkat saat Ramadan.
Menteri Agama menegaskan sulitnya mendapatkan stok darah selama bulan puasa menjadi perhatian utama. Ia menjelaskan bahwa donor darah sebelum Ramadan mampu menjaga ketersediaan darah nasional agar tidak mengalami kekurangan.
Pesan serupa juga disampaikan oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, yang selalu mengingatkan pentingnya menjaga persediaan darah tetap aman selama Ramadan. Jusuf Kalla menegaskan stok darah cenderung menurun pada bulan puasa, sehingga donor darah sangat diperlukan.
Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti Kemenag yang diperingati setiap tanggal 3 Januari. Dengan momentum tersebut, Kemenag memanfaatkan kesempatan untuk mendorong aksi sosial yang berdampak luas.
Peran Dharma Wanita Persatuan dalam menggerakkan donor darah sangat signifikan. Menteri Agama menyampaikan penghargaan atas partisipasi luas dan sukarela dari para perempuan anggota DWP.
Nasaruddin Umar menilai bahwa keterlibatan perempuan sangat efektif dalam meningkatkan jumlah pendonor. Ia mengungkapkan keheranannya bahwa himbauan dari DWP berhasil mengumpulkan lebih banyak pendonor dibandingkan upaya imbauan dari pihak Kemenag sendiri.
DWP dinilai telah menampilkan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan kemanusiaan, khususnya penyediaan darah untuk masyarakat yang membutuhkan. Aksi ini sekaligus memperlihatkan kepedulian sosial Kemenag di luar tugas pemerintah biasa.
Berikut beberapa poin penting dari kegiatan donor darah Kemenag menjelang Ramadan:
1. Dilaksanakan bertepatan dengan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag.
2. Difasilitasi oleh Dharma Wanita Persatuan Kemenag.
3. Mendapat dukungan penuh dari Menteri Agama dan PMI.
4. Bertujuan mengantisipasi kekurangan stok darah selama Ramadan.
5. Melibatkan partisipasi aktif para perempuan anggota DWP secara sukarela.
Dengan langkah ini, Kemenag berupaya memastikan ketersediaan darah aman bagi pasien rumah sakit terutama saat Ramadan. Aksi donor darah menjadi bukti nyata komitmen untuk mendukung kebutuhan sosial dan medis masyarakat di masa mendatang.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id