Badan SAR Nasional resmi menutup operasi pencarian korban tenggelam KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Penutupan ini diumumkan setelah 15 hari pencarian intensif sejak kapal tersebut tenggelam pada 26 Desember 2025 lalu.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga dari empat korban yang hilang dalam kondisi meninggal dunia. Sayangnya, satu korban anak pelatih tim sepak bola wanita Valencia, asal Spanyol, masih belum ditemukan sampai penutupan operasi SAR.
Rangkaian Penemuan Korban
Korban pertama ditemukan pada 29 Desember 2025, seorang perempuan warga negara Spanyol yang ditemukan sekitar 900 meter dari lokasi kapal tenggelam. Penemuan kedua adalah Fernando Martin Carreras, pelatih tim sepak bola wanita Valencia, yang ditemukan pada pencarian hari ke-10, 4 Januari 2026, sekitar dua kilometer dari titik kapal tenggelam.
Selanjutnya, pada hari ke-12, yaitu 6 Januari 2026, tim SAR menemukan jasad seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun yang dipastikan adalah anak dari Fernando Martin Carreras.
Korban yang Belum Ditemukan
Satu korban yang belum ditemukan adalah Martines Ortuno Enriquejavier. Tim SAR sudah berupaya maksimal dengan perluasan area pencarian, penambahan alat sonar, penyisiran, dan penyelam. Namun, setelah 15 hari, korban ini masih dinyatakan hilang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menyatakan operasi dihentikan berdasarkan keputusan Bupati Manggarai Barat. Ia juga menegaskan operasi SAR dapat dibuka kembali jika ada tanda-tanda penemuan korban di kemudian hari.
Dukungan dan Harapan Tim SAR
Fathur Rahman mengapresiasi seluruh tim SAR gabungan yang telah bekerja tanpa henti dengan tujuan kemanusiaan. Kegiatan penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur dan sumber daya untuk mengoptimalkan pencarian korban yang hilang.
Penutupan operasi pencarian ini menjadi titik akhir sementara untuk upaya memberikan kepastian bagi keluarga korban dan masyarakat. Meski operasi dihentikan, kondisi tersebut tetap membuka ruang bagi kemungkinan operasi SAR dilanjutkan jika ditemukan indikasi baru.
Dengan demikian, pencarian terhadap Martines Ortuno Enriquejavier belum berakhir sepenuhnya. Kesiapan tim SAR tetap dijaga untuk menjalankan tugas kemanusiaan kapanpun mendapat sinyal atau informasi lanjutan menyangkut keberadaan korban.





