Cek Syarat dan Ketentuan Pengajuan KUR BRI 2026 Terbaru di Sini!

Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tahun 2026 kembali dihadirkan untuk mendukung perkembangan pelaku UMKM di Indonesia. Melalui KUR, UMKM mendapat akses pembiayaan bunga rendah dengan persyaratan mudah dan proses pengajuan yang semakin sederhana.

Fasilitas KUR BRI 2026 merupakan program subsidi dari pemerintah. Tujuannya adalah membantu pelaku usaha produktif yang belum sepenuhnya memenuhi persyaratan bank. Kredit ini diharapkan menjadi solusi permodalan, memperbesar kapasitas, dan mendorong geliat ekonomi nasional.

Jenis dan Plafon KUR BRI 2026

Bank BRI menetapkan empat kategori KUR dengan plafon dan ketentuan berbeda untuk setiap segmen usaha. Jenis-jenisnya meliputi:

  1. KUR Super Mikro

    • Plafon pinjaman maksimal Rp10 juta.
    • Proses tanpa agunan tambahan.
    • Diperuntukkan bagi usaha mikro pemula dan korban PHK.
  2. KUR Mikro

    • Plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta.
    • Tenor modal kerja maksimal 3 tahun, investasi 5 tahun.
  3. KUR Kecil

    • Plafon antara Rp100 juta sampai Rp500 juta.
    • Wajib agunan tambahan berupa sertifikat atau BPKB.
  4. KUR TKI
    • Maksimal Rp25 juta guna mendanai keberangkatan pekerja migran.
    • Berlaku untuk negara tujuan seperti Singapura, Hong Kong, hingga Jepang.

Dengan variasi produk ini, pelaku UMKM bisa memilih fasilitas kredit yang paling sesuai kebutuhan usaha.

Suku Bunga Skema Berjenjang KUR BRI terbaru

Pemerintah memberlakukan skema bunga bertingkat pada KUR 2026. Kebijakan ini bertujuan menstimulasi UMKM naik level menuju pembiayaan komersial.

Tabel Bunga KUR BRI 2026:

Pinjaman Suku Bunga per Tahun
Super Mikro 3%
Pinjaman Pertama 6%
Pinjaman Kedua 7%
Pinjaman Ketiga 8%
Pinjaman Keempat 9%

Melalui skema ini, debitur baru mendapat bunga ringan 6% per tahun. Ini jauh lebih kompetitif dibanding pinjaman non-subsidi.

Syarat Umum dan Kualifikasi Debitur KUR BRI

Calon penerima KUR wajib memenuhi ketentuan administratif dan kualifikasi usaha. Syarat dokumen administrasi antara lain:

  • Fotokopi e-KTP pemohon dan pasangan (jika menikah)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Nikah/Cerai (bila berlaku)
  • NIB, IUMK, atau SKU sebagai legalitas usaha
  • NPWP (wajib untuk pinjaman >Rp50 juta)
  • BPJS Ketenagakerjaan (khusus KUR Kecil)
  • Pas foto ukuran 4×6

Kualifikasi debitur juga mendapat perhatian, di antaranya:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia minimal 21 tahun (atau sudah menikah)
  • Usaha sudah berjalan aktif minimal 6 bulan
  • Tidak sedang menerima kredit produktif lain
  • Skor BI Checking/SLIK OJK harus bersih

Dokumen dan kelengkapan syarat ini harus dipenuhi agar pengajuan bisa diproses.

Panduan Cara Pengajuan KUR BRI 2026

Terdapat dua metode pengajuan KUR BRI tahun 2026, yaitu secara daring (online) atau langsung ke cabang (offline).

  1. Pengajuan Online

    • Kunjungi laman resmi kur.bri.co.id
    • Isi formulir data diri dan usaha
    • Unggah dokumen persyaratan
    • Pilih plafon serta tenor
    • Pihak BRI akan memproses data serta melakukan survei usaha sebelum persetujuan
  2. Pengajuan Offline
    • Datang ke unit atau kantor cabang BRI terdekat
    • Bawa berkas dan data yang telah dilengkapi
    • Proses verifikasi, wawancara singkat dengan petugas kredit
    • Survei usaha di lokasi oleh petugas BRI
    • Setelah disetujui, dana dicairkan ke rekening BRI

Proses online efektif mempercepat waktu pengajuan, sementara offline lebih cocok bagi pemohon yang butuh konsultasi langsung.

Strategi Agar Pengajuan KUR Disetujui

Supaya permohonan KUR tidak ditolak, ada beberapa tips penting:

  1. Pastikan skor kredit di SLIK OJK bersih, tanpa riwayat kredit macet
  2. Gunakan NIB sebagai legalitas formal usaha
  3. Tampilkan arus kas atau aliran transaksi usaha melalui rekening BRI
  4. Bersikap terbuka dan kooperatif saat diwawancarai maupun survei lapangan

Dengan mengikuti kiat tersebut, peluang mendapatkan persetujuan kredit jadi lebih tinggi.

Adanya program KUR BRI 2026 menjadi angin segar bagi para pelaku UMKM. Kredit subsidi bunga rendah ini dapat dimanfaatkan pebisnis mikro hingga menengah sebagai fondasi memperkuat dan mengembangkan usaha ke level berikutnya. Pastikan memahami syarat serta prosedur terbaru agar proses pengajuan berjalan lancar dan sesuai harapan.

Berita Terkait

Back to top button