Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan pertemuan selama 2,5 jam di Istana Élysée, Paris, Jumat malam (23/1/2025). Pertemuan ini berlangsung dalam format makan malam atas undangan pribadi Presiden Macron yang bertujuan memperkuat kemitraan strategis kedua negara serta menyelaraskan pandangan mengenai dinamika global terkini.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan itu membahas isu-isu fundamental yang berpengaruh pada kedua negara. Selain itu, diskusi menyentuh beberapa isu strategis terkait peran Prancis sebagai ketua G7, yang mengindikasikan pembahasan terkait posisi Indonesia dalam konstelasi politik dan ekonomi dunia.
Agenda Pertemuan
- Penguatan kemitraan strategis dalam berbagai bidang yang telah lama dijalin.
- Penyesuaian pandangan terhadap isu global terkini untuk sinergi kebijakan internasional.
- Pembahasan isu strategis khususnya yang menjadi perhatian Prancis sebagai ketua G7.
- Konsolidasi posisi Indonesia pada kancah politik dan ekonomi global.
Teddy yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa jamuan makan malam yang berlangsung cukup lama menjadi medium efektif bagi kedua pemimpin untuk membangun kesepahaman lebih dalam. Kedua kepala negara didampingi oleh pejabat senior masing-masing, memperlihatkan pentingnya pertemuan ini.
Dari sisi Prancis, hadir Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Vincent Giraud, Penasihat Luar Negeri Emmanuel Bonne, serta Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone. Sementara dari Indonesia, Seskab Teddy Indra Wijaya dan Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto turut mendampingi Presiden Prabowo.
Konteks Pertemuan
Kunjungan Presiden Prabowo ke Paris merupakan bagian dari rangkaian lawatan kerja luar negeri yang padat dan singkat. Sebelumnya, beliau menghadiri forum bergengsi Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dan juga melakukan kunjungan ke London, Inggris.
Setelah menyelesaikan pertemuan penting dengan Presiden Macron, rombongan Presiden Prabowo langsung bertolak kembali ke Indonesia. Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 mendarat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pada Sabtu sore (24/1/2025).
Kedatangan Presiden Prabowo di Jakarta disambut oleh sejumlah pejabat tinggi negara seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.
Pertemuan ini menunjukkan keseriusan kedua pemimpin dalam membangun hubungan bilateral yang komprehensif sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pentas global. Diskusi intensif selama 2,5 jam menjadi bukti kedalaman dan keluasan pembahasan yang mencakup banyak aspek strategis.
Penekanan terhadap isu global dan kemitraan strategis tersebut merefleksikan dinamika politik dan ekonomi internasional yang semakin kompleks. Indonesia dan Prancis berupaya menjalin koordinasi erat untuk menghadapi tantangan bersama di era geopolitik saat ini.
Baca selengkapnya di: www.suara.com