Harga Beras di Mahakam Ulu Melonjak, Pemerintah Perketat Pengawasan Distribusi Pangan

Harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, melonjak hingga hampir Rp1 juta per karung. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah guna mengawal distribusi pangan agar pasokan stabil dan harga dapat turun.

Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Pangan Polda Kaltim bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) langsung mengawal pengiriman bahan pokok dari Gudang Bulog di Samarinda menuju Mahakam Ulu. Pengiriman diawali pada Senin pagi, 9 Februari 2024, dimulai pukul 07.30 Wita, dengan diiringi pengawasan ketat agar distribusi berjalan aman dan tepat sasaran.

Penyebab Kenaikan Harga dan Respons Pemerintah

Menurut Ketua Tim Kelompok Kerja Stabilisasi Pasokan Pangan Bapanas, Yudhi Harsatriadi, penyebab kenaikan harga beras bukan karena penimbunan barang. Ia menjelaskan bahwa tantangan utama adalah kendala distribusi akibat jalur transportasi sungai yang terganggu. “Kami tidak menemukan indikasi penimbunan, tapi jarak pengiriman yang jauh serta hambatan transportasi sungai menyebabkan harga melonjak,” ujarnya.

Badan Pangan Nasional menyiapkan sebanyak 3,2 ton bahan pangan untuk tahap awal pengiriman. Paket tersebut terdiri dari beras premium, beras dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dan minyak goreng Minyakita. Penambahan pasokan ini diharapkan mampu menekan harga di tingkat konsumen.

Tantangan Distribusi dan Upaya Alternatif

Kepala Kantor Wilayah Bulog Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Musazdin Said, mengungkapkan adanya hambatan besar pada jalur distribusi utama melalui sungai. Kapal-kapal belum bisa melaju ke Mahakam Ulu sehingga pengiriman dialihkan melalui jalur darat.

Pengiriman lewat darat dilakukan melalui rute Melak menuju Ujoh Bilang. Rute ini menambah waktu perjalanan menjadi sekitar dua hingga tiga hari, karena sebagian jalan masih dalam proses pembangunan dan kondisi medan yang sulit. Meski demikian, Bulog dan aparat terkait berkomitmen memastikan bahan pokok dapat segera sampai ke masyarakat.

Distribusi dan Program Bantuan Pangan

Setibanya di Mahakam Ulu, bahan pangan diserahkan kepada pemerintah kabupaten. Pemerintah daerah kemudian memfasilitasi penyaluran melalui pasar murah dan bazar pangan sebagai persiapan menghadapi Ramadan.

Musazdin menegaskan bahwa harga jual bahan pangan yang disalurkan tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi (HET). Berikut harga yang ditetapkan untuk pasar murah:

  1. Beras premium: maksimal Rp15.400 per kilogram
  2. Beras SPHP: Rp13.100 per kilogram atau sekitar Rp65.500 per karung 5 kilogram
  3. Minyak goreng Minyakita: maksimal Rp15.700 per liter

Pengawasan dan Monitoring yang Terus Berlanjut

Koordinator Satgasda Pangan Polda Kaltim, AKBP Haris Kurniawan, mengatakan pengawasan distribusi akan terus dilakukan hingga barang benar-benar diterima oleh konsumen. Langkah ini untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dengan harga terjangkau.

Dengan pengawalan ketat dan dukungan berbagai pihak, pemerintah berharap harga pangan di Mahakam Ulu kembali stabil. Upaya ini juga menjadi antisipasi mengingat permintaan akan bahan pokok biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan.

Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button