Niat Sholat Tarawih Berjamaah di Masjid Lengkap untuk Imam dan Makmum serta Jumlah Rakaat yang Dianjurkan

Sholat Tarawih berjamaah di masjid merupakan amalan sunnah utama selama bulan Ramadhan. Umat Islam biasanya melaksanakannya setelah sholat Isya hingga menjelang tengah malam. Pelaksanaan Tarawih secara berjamaah meningkatkan kekhusyukan dan mempererat ukhuwah antarjamaah.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada 19 Februari 2026. Dengan begitu, pelaksanaan Tarawih akan dimulai pada malam 18 Februari 2026. Agar ibadah berjalan tertib dan benar, penting memahami niat sholat Tarawih baik sebagai imam maupun makmum.

Niat Sholat Tarawih sebagai Imam

Niat adalah unsur penting dalam ibadah. Saat menjadi imam, niat diucapkan dalam hati saat takbiratul ihram. Lafaz niat yang dianjurkan adalah:
"Ushallii sunnatat taraawiihi rakataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta‘aalaa."
Artinya, "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Taala."

Niat ini menjadi pegangan supaya pelaksanaan sholat tetap fokus dan sesuai syariat. Sebagai imam, seseorang memimpin rakaat dengan penuh khusyuk dan istiqamah.

Niat Sholat Tarawih sebagai Makmum

Makmum juga memiliki niat khusus sebelum mengikuti sholat berjamaah. Lafaz niatnya di hati adalah:
"Ushallii sunnatat taraawiihi rakataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta‘aalaa",
yang berarti, "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Taala."

Makmum harus mengikuti imam dalam setiap gerakan dan bacaan dengan khusyuk dan penuh perhatian. Niat ini menegaskan kesiapan seseorang untuk berjamaah dan beribadah secara disiplin.

Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

Tarawih dapat dikerjakan 8 atau 20 rakaat. Jumlah tersebut tidak bersifat wajib mutlak. Pendapat ini didasarkan pada riwayat dari Aisyah RA yang menyatakan Rasulullah SAW sholat Tarawih 8 rakaat. Sementara pengaturan 20 rakaat muncul pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA.

Majelis Ulama Indonesia menegaskan bahwa baik 8 maupun 20 rakaat sama-sama sah. Dalam sebuah panduan sederhana:

  1. Sholat Tarawih 8 rakaat dengan 3 rakaat witir.
  2. Sholat Tarawih 20 rakaat dengan 3 rakaat witir.

Ulama menekankan keikhlasan dan kekhusyukan lebih utama ketimbang jumlah rakaat. Kualitas ibadah lebih diutamakan dari kuantitas.

Doa Setelah Sholat Tarawih

Setelah melaksanakan Tarawih, dianjurkan membaca doa atau dzikir untuk memperkuat makna ibadah. Doa ini dapat berupa permohonan ampunan, memohon keberkahan Ramadhan, dan meningkatkan ketakwaan. Hal ini juga mendukung rasa syukur serta memperdalam hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Memahami niat sholat Tarawih sebagai imam atau makmum serta ketentuan jumlah rakaat membantu jamaah menjalankan ibadah dengan benar. Sholat Tarawih berjamaah menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat ikatan sosial antar umat Islam selama Ramadhan. Pelaksanaan yang tertib dan sesuai aturan mendatangkan pahala maksimal dan keberkahan di bulan suci.

Source: bansos.medanaktual.com

Berita Terkait

Back to top button