Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan kemudahan akses transportasi menuju Jakarta International Stadium (JIS). Pernyataan itu disampaikan dalam acara Perayaan Cap Go Meh 2026 di Pancoran Chinatown Point Mall, Jakarta Barat, pada Selasa, 3 Maret 2026.
Pramono menyebut JIS sebagai warisan luar biasa dari mantan Gubernur Anies Baswedan. Ia menambahkan bahwa akses transportasi ke JIS kini semakin mudah dan terintegrasi dengan moda transportasi umum yang sedang dikembangkan.
Kemudahan Akses Transportasi ke JIS
Menurut Pramono, stasiun KRL yang akan berhenti di JIS sudah dalam tahap finalisasi. Proyek pembangunan stasiun ini ditargetkan rampung dan resmi digunakan pada bulan Mei 2026. Ia juga mengundang Anies untuk hadir dalam acara peresmian stasiun tersebut sebagai simbol penghubung masa lalu dan masa depan Jakarta.
Selain itu, pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan JIS dan Ancol pun sudah dimulai. JPO ini dirancang dengan panjang total 466 meter dan lebar 6,6 meter, memberikan akses pejalan kaki yang nyaman antara kedua lokasi strategis tersebut. Struktur jembatan menggunakan beton bertulang dan baja dengan desain fasad melengkung yang menyerupai bentuk JIS.
Pengaruh Positif Pada Sistem Parkir dan Mobilitas
Pramono menegaskan bahwa dengan terintegrasinya JIS dan Ancol melalui JPO, masalah parkir di JIS dapat terselesaikan. Ia menjelaskan bahwa kendaraan roda empat dapat diparkir di kawasan Ancol, sementara sepeda motor juga disediakan area parkir khusus di sana. Masyarakat hanya perlu berjalan kaki sejauh sekitar 350 meter untuk mencapai stadion.
Pembangunan infrastruktur pendukung lain seperti stasiun Commuter Line di kawasan Ancol juga berjalan paralel, dengan target penyelesaian pada April 2026. Keseluruhan akses ini diharapkan mempermudah mobilitas warga, terutama saat perayaan ulang tahun Jakarta di bulan Juni yang kemungkinan akan diadakan di JIS atau Ancol.
Peran JIS Sebagai Ikon Transportasi dan Olahraga Masa Depan Jakarta
Pramono menyebut JIS sebagai "tempat masa depan Jakarta" dalam hal fasilitas olahraga dan konektivitas transportasi. Integrasi moda transportasi ini diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan publik secara signifikan.
Dengan berbagai proyek infrastruktur yang tengah berjalan, pemerintah provinsi DKI Jakarta berupaya mengatasi kendala akses dan parkir yang selama ini menjadi tantangan utama di area stadion. Investasi dalam pembangunan transportasi dan fasilitas pendukung ini diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga memperkuat posisi JIS sebagai ikon kebanggaan ibu kota.
Informasi ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperbaiki dan mengembangkan sistem transportasi publik yang berkelanjutan sekaligus mendukung sektor olahraga dan pariwisata di ibu kota. Implementasi akses transportasi yang semakin mudah ke JIS diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas yang tersedia.





