
Menjaga kebersihan mulut adalah bagian penting dalam menjalankan ibadah puasa. Banyak orang bertanya-tanya apakah menyikat gigi saat berpuasa dapat membatalkan puasa itu sendiri. Pertanyaan ini muncul karena saat menyikat gigi, pasta atau air bisa saja tertelan secara tidak sengaja.
Dari segi hukum Islam, pendapat mengenai menyikat gigi saat puasa berbeda-beda menurut mazhab fikih. Mazhab Syafi’i dan Hambali memandang sikat gigi setelah waktu zuhur saat puasa sebagai makruh. Artinya, meski tidak wajib untuk dihindari, lebih baik tidak melakukannya agar puasa tetap sah dan terjaga kesuciannya.
Di sisi lain, Mazhab Maliki dan Hanafi menilai aktivitas menyikat gigi saat puasa adalah mubah atau diperbolehkan. Dalam kitab At-Tadzhib fi Adillati Matn al-Ghayah wa al-Taqrib karya Musthafa Dib Al-Bugha dijelaskan bahwa menyikat gigi tidak membatalkan puasa selama dilakukan dengan kehati-hatian agar tidak tertelan. Dengan demikian, hukum menyikat gigi saat puasa secara umum tergantung pada mazhab dan niat pelakunya.
Selain menggunakan sikat gigi modern, umat Muslim juga dianjurkan memakai siwak, yaitu alat pembersih gigi alami dari akar pohon Salvadora persica. Menurut berbagai referensi, penggunaan siwak saat berpuasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa. Hal ini menunjukkan bahwa menjaga kebersihan mulut tetap penting selama puasa dan dapat dilakukan tanpa mengganggu sahnya ibadah.
Agar puasa tetap terjaga, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat menyikat gigi:
1. Hindari menelan air atau pasta gigi agar puasa tidak batal.
2. Gunakan sikat dengan lembut dan jangan sampai air tertelan.
3. Waktu terbaik menyikat gigi adalah setelah sahur dan setelah berbuka puasa.
4. Membersihkan mulut setelah sahur membantu menjaga kebersihan mulut sepanjang hari.
5. Menyikat gigi sebelum tidur atau setelah berbuka mencegah sisa makanan menumpuk.
Para ahli kesehatan menyarankan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Kebiasaan ini membantu mencegah plak, karang gigi, dan masalah kesehatan mulut yang bisa mengganggu ibadah puasa. Dengan cara ini, umat Muslim dapat menjalankan puasa dengan nyaman dan sekaligus menjaga kesehatan mulut dan tubuh secara keseluruhan.
Jadi, secara ringkas, menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa selama dilakukan dengan hati-hati dan tidak sampai menelan air atau pasta gigi. Menjaga kebersihan mulut tetap penting dan dianjurkan demi kenyamanan serta kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.





