Waspada Banjir Saat Lebaran, Ini 6 Cara Efektif Melindungi Diri dan Keluarga Anda

Momen Lebaran yang biasanya menjadi waktu berkumpul bersama keluarga bisa berubah menjadi kondisi berbahaya saat banjir datang tiba-tiba. Hujan deras yang melanda sejumlah wilayah Jakarta pada 22 Maret 2026 menyebabkan banjir hingga lebih dari satu meter di beberapa lokasi.

Air mulai masuk ke rumah warga sejak sore hari dan naik dengan cepat, terutama di kawasan Balekambang, Kramat Jati, serta Jagakarsa dan Jalan Raya Bogor. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa banjir ini dipicu oleh curah hujan tinggi dan luapan sungai, khususnya Kali Ciliwung dan Kali Lenggong.

1. Matikan aliran listrik segera

Langkah pertama dan paling penting adalah mematikan aliran listrik melalui MCB di kWh meter. Hal ini bertujuan untuk mencegah korsleting listrik sekaligus mengurangi risiko tersengat listrik saat air mulai naik ke dalam rumah.

2. Cabut semua peralatan elektronik

Selanjutnya, pastikan perangkat listrik seperti televisi, kulkas, dan charger dicabut dari stop kontak. Tindakan ini membantu melindungi alat dari kerusakan akibat banjir dan mencegah bahaya kebakaran atau kesetrum.

3. Pindahkan barang berharga ke tempat yang tinggi

Amankan barang penting seperti dokumen, peralatan elektronik, dan perhiasan ke tempat yang lebih tinggi, misalnya ke lantai dua rumah. Ini dilakukan agar barang tidak terendam air dan bisa diselamatkan dengan mudah saat banjir meningkat.

4. Hindari area yang ada kabel listrik terendam

Jangan pernah melewati atau mendekati kabel listrik yang terendam banjir. Risiko sengatan listrik sangat tinggi dan dapat menyebabkan kecelakaan serius. Jika menemukan kabel putus atau terendam, segera menghindar dan laporkan kepada pihak berwenang.

5. Segera laporkan jika listrik belum padam

Jika saat banjir aliran listrik masih menyala, laporkan kondisi tersebut kepada PLN melalui aplikasi PLN Mobile. Tindakan ini penting untuk penanganan cepat guna mematikan listrik dari pusat dan mencegah kecelakaan.

6. Tetap waspada dan pantau informasi resmi

Kondisi banjir dapat berubah cepat, maka jalani waktu dengan waspada dan ikuti informasi terkini dari BPBD, BMKG, dan pemerintah daerah. Persiapkan pula jalur evakuasi dan tempat pengungsian bila diperlukan agar keselamatan keluarga tetap terjaga.

Kejadian banjir saat Lebaran ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana dalam situasi apa pun. Dengan memahami langkah-langkah perlindungan diri dan keluarga saat banjir, kita dapat mengurangi risiko bahaya dan menjaga keselamatan selama musim hujan. Selalu upayakan pencegahan dan respons cepat ketika kondisi darurat tiba.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button