Pengecekan status bansos PKH dan BPNT untuk Mei 2026 kini bisa dilakukan langsung dari HP tanpa harus datang ke kantor layanan. Cara ini memudahkan masyarakat memastikan apakah NIK mereka sudah masuk daftar penerima dan melihat periode pencairan bantuan secara cepat.
Akses informasi juga dibuat lebih praktis karena sistem menampilkan hasil pencarian secara otomatis setelah data dimasukkan dengan benar. Namun, proses ini hanya aman jika dilakukan lewat situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Langkah cek bansos lewat HP
Untuk mengecek status penerima, warga perlu menyiapkan NIK 16 digit sesuai KTP. Perangkat HP atau laptop dengan koneksi internet dan browser seperti Chrome atau Safari juga dibutuhkan.
Setelah browser dibuka, masuk ke laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Lalu masukkan NIK, isi kode captcha yang muncul, dan tekan menu “Cari Data”.
Sistem kemudian akan menampilkan hasil pencarian di layar secara otomatis. Dari hasil itu, masyarakat bisa mengetahui apakah NIK terdaftar sebagai penerima PKH atau BPNT.
Waspadai penipuan saat cek bantuan
Penting untuk hanya memakai situs resmi Kemensos agar terhindar dari penipuan. Program ini tidak memungut biaya, sehingga permintaan uang dari pihak mana pun patut diabaikan.
Langkah keamanan ini relevan karena layanan pengecekan bansos sering dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menipu calon penerima. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak membuka tautan sembarangan yang mengatasnamakan bantuan sosial.
Rincian bantuan PKH tahun 2026
Jika terdaftar sebagai penerima PKH, besaran bantuan berbeda sesuai kategori. Ibu hamil dan anak usia dini 0–6 tahun masing-masing mendapatkan Rp3.000.000 per tahun.
Siswa SD tercatat memperoleh Rp900.000 per tahun. Sementara itu, siswa SMP menerima Rp1.500.000 per tahun dan siswa SMA mendapat Rp2.000.000 per tahun.
Untuk kelompok lanjut usia 70 tahun ke atas dan penyandang disabilitas berat, nominal bantuannya masing-masing Rp2.400.000 per tahun. Rincian ini menjadi acuan penting bagi masyarakat yang ingin mencocokkan status penerimaan mereka.
Jadwal pencairan Mei 2026
Penyaluran pada Mei 2026 masuk dalam Tahap 2 yang berlangsung pada periode April hingga Juni. Meski begitu, jadwal cair di tiap daerah tidak selalu sama.
Perbedaan jadwal itu bergantung pada proses verifikasi data di masing-masing wilayah. Karena itu, pengecekan mandiri lewat HP menjadi langkah penting untuk memantau status terbaru tanpa menunggu informasi dari pihak lain.
