Harga Emas Kian Mahal, Warga Batam Tetap Berburu Untuk Investasi Jangka Panjang

Harga emas batangan masih bertahan di level tinggi, tetapi minat warga Batam untuk membeli logam mulia ini belum surut. Banyak warga tetap melihat emas sebagai pilihan investasi yang aman untuk menyimpan nilai kekayaan dalam jangka panjang.

Berdasarkan pembaruan harga di laman Sahabat Pegadaian pada Selasa pagi sekitar pukul 07.51 WIB, harga emas Antam ukuran satu gram berada di Rp2.853.000. Nilai itu naik Rp5.000 dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat Rp2.848.000 per gram.

Harga emas di Pegadaian masih bergerak beragam

Selain Antam, harga emas Galeri24 ukuran satu gram juga naik Rp5.000 menjadi Rp2.734.000 dari sebelumnya Rp2.729.000. Sementara itu, emas UBS justru turun tipis Rp2.000, dari Rp2.759.000 menjadi Rp2.757.000 per gram.

Pergerakan harga tersebut menunjukkan pasar emas masih dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar. Karena itu, calon pembeli disarankan memeriksa harga terbaru melalui kanal resmi sebelum bertransaksi.

Minat warga Batam tetap kuat

Di Batam, kenaikan harga tidak membuat permintaan emas melemah secara signifikan. Sebagian pembeli tetap datang karena menilai emas lebih stabil untuk menjaga nilai uang dibandingkan menyimpan dana dalam bentuk tunai.

Pegawai Toko Mas N Paris di Batam Centre, Iqbal, mengatakan kenaikan harga tidak banyak memengaruhi jumlah pembeli. “Kenaikan harga ini tidak berpengaruh terhadap jumlah pembeli. Masyarakat justru berbondong-bondong membeli emas untuk investasi,” ujarnya.

Ia juga menyebut transaksi tidak hanya datang dari pembelian baru, tetapi juga dari aktivitas tukar tambah. Dalam kondisi ramai, jumlah konsumen yang bertransaksi bisa mencapai lebih dari 20 orang dalam sehari.

Emas masih dipandang cocok untuk jangka panjang

Sejumlah konsumen di Batam tetap memilih emas karena mempertimbangkan manfaat jangka panjang. Rosy, 28, menilai logam mulia lebih cocok untuk menjaga kekayaan dibandingkan membiarkan uang tersimpan tanpa perlindungan nilai.

“Tinggi emas orang tetap beli. Di Batam ini tidak terlalu berpengaruh karena kita mikirnya jangka panjang. Daripada uang di tangan nilainya bisa turun, lebih baik disimpan dalam bentuk emas,” katanya.

Pandangan seperti ini membuat emas tetap mendapat tempat di tengah harga yang terus naik. Bagi banyak pembeli, pertimbangan utama bukan semata harga saat ini, melainkan fungsi emas sebagai aset simpanan yang dinilai lebih tahan terhadap penurunan nilai uang.

Selisih harga antarproduk masih terlihat

Pada pembaruan Selasa pagi itu, harga Antam menjadi yang tertinggi untuk ukuran satu gram dibandingkan UBS dan Galeri24. Selisih harga Antam dengan UBS mencapai Rp96.000, sedangkan dengan Galeri24 sebesar Rp119.000.

Perbedaan harga tersebut memberi pilihan lebih luas bagi pembeli sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Di sisi lain, harga emas perhiasan di toko-toko Batam juga bisa berbeda dari harga emas batangan Pegadaian karena dipengaruhi kadar emas, biaya pembuatan, model perhiasan, dan kebijakan tiap toko.

Source: mediaindonesia.com
Exit mobile version