Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hadir dalam Bung Karno Festival 2026 yang digelar di Taman Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kehadirannya menarik perhatian karena Megawati tampak duduk berdampingan dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung selama acara berlangsung.
Keduanya hadir dalam suasana peringatan Bulan Bung Karno yang digelar untuk mengenang jasa Proklamator RI, Soekarno. Momen itu juga memperlihatkan kedekatan simbolik antara tokoh politik senior dan kepala daerah Jakarta dalam agenda yang menonjolkan warisan sejarah Bung Karno.
Penampilan Megawati dan Pramono
Megawati mengenakan batik bernuansa merah yang identik dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Pramono Anung tampil dengan baju koko hitam yang membuat tampilannya terlihat sederhana dan formal.
Keduanya juga memakai rompi hitam bertuliskan “Bung Karno Festival 2026” dengan aksen merah dan putih di bagian dada sebelah kanan. Seragam visual itu menegaskan nuansa kebangsaan yang menjadi tema utama kegiatan tersebut.
Rangkaian kegiatan festival
Bung Karno Festival dikenal sebagai agenda tahunan yang digelar setiap Juni. Acara ini dirancang untuk memperingati Bulan Bung Karno sekaligus meneguhkan kembali penghormatan terhadap jasa Soekarno sebagai proklamator.
Tahun ini, festival menghadirkan beragam kegiatan yang menyasar pengunjung dari berbagai kalangan. Agenda yang tersedia meliputi hiburan musik, pertunjukan budaya, bazar UMKM, dan lomba impersonasi Bung Karno.
Ragam kegiatan itu membuat festival tidak hanya bernuansa seremonial, tetapi juga terasa dekat dengan masyarakat. Kehadiran unsur hiburan dan ekonomi kerakyatan memberi warna berbeda dalam peringatan yang berfokus pada sejarah nasional tersebut.
Makna peringatan Bulan Bung Karno
Peringatan Bulan Bung Karno menjadi ruang untuk mengingat kembali peran Soekarno dalam sejarah Indonesia. Festival seperti ini juga menjaga agar nilai-nilai perjuangan dan pemikiran Bung Karno tetap hadir di ruang publik.
Di Taman Proklamasi, momen kehadiran Megawati dan Pramono menambah perhatian pada acara yang memadukan sejarah, budaya, dan partisipasi masyarakat. Suasana itu menunjukkan bahwa peringatan Bung Karno masih memiliki tempat penting dalam agenda kebudayaan di Jakarta.
Source: www.suara.com






