Karhutla Pematang Pudu Meluas 81 Hektare, Api Padam tetapi Asap Belum Tuntas

Author: Qoo Media

Kebakaran hutan dan lahan di Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, telah diperkirakan meluas hingga 81 hektare. Api aktif memang sudah berhasil dipadamkan, tetapi pekerjaan tim belum selesai karena asap masih harus ditangani agar kebakaran tidak muncul kembali.

Kondisi ini membuat operasi di lokasi memasuki tahap penting, yakni pendinginan dan penanganan titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Empat regu pemadam dijadwalkan melanjutkan operasi pada Senin (20/7) pagi, saat penanganan memasuki hari keenam.

Asap Jadi Tantangan Setelah Api Aktif Padam

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Sumatra, Ferdian Krisnanto, menyatakan pemadaman api aktif tidak berarti operasi dapat langsung dihentikan. Ia menekankan bahwa penanganan asap perlu diteruskan sampai kondisi di lapangan benar-benar tuntas.

“Api aktif sudah bisa dipadamkan namun penanganan asap harus terus dilanjutkan sampai benar-benar tuntas. Estimasi luas hari ini 81 hektare,” ujar Ferdian pada Minggu (19/7) malam.

Estimasi terbaru tersebut bertambah dari pantauan drone tim pemadam darat Manggala Agni sebelumnya yang mencatat luasan sekitar 80 hektare. Perbedaan itu muncul ketika kondisi lahan di Pematang Pudu masih diselimuti asap dan membutuhkan penanganan lanjutan.

Fokus operasi bukan hanya memadamkan nyala api yang terlihat, melainkan memastikan sisa asap di area terbakar tidak berkembang menjadi titik api baru. Karena itu, regu di lapangan tetap dikerahkan meski status api aktif telah dinyatakan padam.

Tiga Lokasi Karhutla yang Ditangani

Selain Karhutla Bengkalis, tim gabungan juga melakukan penanganan di Rokan Hulu dan Indragiri Hulu. Operasi melibatkan pemadam darat serta dukungan helikopter water bombing untuk kawasan yang masih memerlukan penanganan.

Lokasi Luas Terdampak Status Operasi
Pematang Pudu, Mandau, Bengkalis 81 hektare Pendinginan dan penanganan asap Hari ke-6, 4 regu pemadam
Kasang Pasang, Bonai Darussalam, Rokan Hulu 10 hektare Padam total Selesai hari ke-3, 1 regu Manggala Agni
Barangan, Rengat Barat, Indragiri Hulu 1,77 hektare Padam tuntas Selesai hari ke-2

Di Desa Kasang Pasang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu, kebakaran seluas 10 hektare telah dinyatakan padam total. Penanganan di lokasi itu berlangsung selama tiga hari dengan keterlibatan satu regu Manggala Agni Daops Pekanbaru dan pihak terkait.

Sementara itu, kebakaran di Desa Barangan, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu, juga telah dipadamkan secara tuntas. Luas lahan terdampak di lokasi yang berada dekat Jalan Lintas Timur Sumatra itu tercatat mencapai 1,77 hektare.

Pematang Pudu Masih Menjadi Perhatian Utama

Dibandingkan dua lokasi lain yang operasinya telah selesai, Pematang Pudu menjadi wilayah dengan luasan terdampak paling besar dan pekerjaan lapangan yang masih berlangsung. Estimasi 81 hektare di Bengkalis jauh melampaui luasan kebakaran di Rokan Hulu maupun Indragiri Hulu.

Data penanganan tersebut menunjukkan sebagian operasi karhutla di Riau sudah memasuki tahap akhir, sedangkan Pematang Pudu masih membutuhkan pengawasan intensif. Menurut mediaindonesia.com, kelanjutan operasi diarahkan untuk menuntaskan asap yang tersisa di area kebakaran.

Keberadaan asap menjadi alasan utama tim tidak menghentikan pengerahan personel setelah api aktif berhasil dipadamkan. Tahap pendinginan diperlukan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman dan tidak kembali memunculkan kebakaran.

Dengan empat regu yang dijadwalkan kembali bekerja, operasi hari keenam akan menentukan penuntasan penanganan di Pematang Pudu. Status akhir di lokasi tersebut masih bergantung pada keberhasilan tim mengatasi seluruh sisa asap di area seluas 81 hektare.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru