Munaslub Golkar Hoax: Nurdin Halid Tegaskan Bahlil Masih Didukung Penuh

Isu mengenai rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar telah dibantah oleh Nurdin Halid, salah satu politikus senior di partai tersebut. Dalam penjelasannya, Nurdin menyebutkan bahwa kabar tentang Munaslub itu adalah hoax yang sengaja disebarkan oleh sekelompok orang yang kecewa dan berusaha untuk menggoyahkan kekuasaan yang ada.

“Isu munaslub Golkar itu hoax. Itu cuma manuver murahan dari orang-orang frustasi yang ingin kasak-kusuk rebut kekuasaan,” tegas Nurdin kepada wartawan pada Sabtu (2/8/2025). Ia memastikan bahwa di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia, Partai Golkar tetap solid dan berada pada jalur yang benar. Menurutnya, partai akan bertindak tegas terhadap setiap provokasi yang berpotensi merusak reputasi dan kesolidan partai.

Lebih lanjut, Nurdin menyatakan bahwa tidak ada alasan untuk menggelar Munaslub. Konsolidasi partai, menurutnya, berlangsung dengan baik dari tingkat pusat hingga daerah. Seluruh kader saat ini fokus pada dukungan terhadap program-program pemerintah Presiden Prabowo Subianto. “Kader Golkar di eksekutif dan legislatif solid mendukung agenda strategis Presiden Prabowo. Bahlil memimpin partai dengan baik, on the track,” kata Nurdin.

Kepemimpinan Bahlil di bidang strategis, seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), juga menjadi sorotan. Nurdin menggarisbawahi keberhasilan Bahlil dalam melakukan terobosan penting di Kementerian ESDM dan sebagai ketua satgas hilirisasi. “Kementerian ESDM itu sangat strategis, dan Presiden Prabowo memercayakan kepada Bahlil,” ungkapnya.

Dalam konteks ini, Nurdin juga mencatat pertemuan Bahlil dengan Presiden Prabowo pada 28 Juli 2025, di mana mereka membahas isu krusial seperti target produksi minyak dan strategi untuk meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Dalam pertemuan tersebut, Bahlil dan menteri-menteri lainnya berdiskusi tentang rencana impor energi senilai 15 miliar dolar AS.

“Pak Bahlil dipercaya penuh untuk mengatur agenda besar energi nasional, termasuk rencana pengalihan impor dari Timur Tengah dan Asia ke AS,” papar Nurdin. Dia menekankan bahwa sangat tidak logis jika seorang menteri yang begitu dipercaya oleh Presiden justru dikaitkan dengan isu yang merugikan dirinya sendiri.

Sebagai tambahan, Nurdin juga menegaskan bahwa Golkar tidak akan membiarkan gerakan provokatif yang berpotensi merusak kesolidan partai. “Ada pihak-pihak yang memang punya agenda merusak kesolidan partai. Ini berbahaya!” ujarnya dengan tegas.

Dengan demikian, situasi di dalam Partai Golkar menunjukkan adanya komitmen yang kuat terhadap kepemimpinan Bahlil Lahadalia dan fokus pada mendukung program pemerintah yang ada. Nurdin Halid meneguhkan bahwa segala bentuk provokasi harus ditangani dengan serius agar kesolidan partai tidak terganggu.

Dalam skala yang lebih luas, dukungan penuh bagi Bahlil di lingkungan Partai Golkar menjadi penting di tengah gesekan internal dan tekanan dari luar. Partai akan terus berupaya menjaga stabilitas dan kesolidan agar tetap bisa berkontribusi positif terhadap pemerintahan dan kepentingan masyarakat secara umum.

Berita Terkait

Back to top button