Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada sejumlah tokoh nasional di Istana Negara pada Senin, 25 Agustus 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas jasa-jasa luar biasa yang telah diberikan para penerima dalam berbagai bidang strategis guna kemajuan bangsa dan negara.
Tokoh-Tokoh yang Dianugerahi Bintang Utama RI
Salah satu penerima tanda kehormatan tertinggi ini adalah Ketua DPR RI, Puan Maharani. Puan dihargai atas kontribusinya yang signifikan dalam memperkuat fungsi parlemen serta memperjuangkan peran perempuan dalam politik dan pembangunan nasional. Dalam acara tersebut, pembawa acara menegaskan bahwa Puan memberikan sumbangsih luar biasa dalam bidang politik dan pembangunan nasional melalui kepemimpinannya di parlemen serta dukungannya terhadap kebijakan nasional strategis.
Selain Puan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga menerima Bintang Republik Indonesia Utama. Ahmad Muzani dianggap berjasa dalam memperjuangkan kepentingan rakyat melalui kiprahnya di dunia politik dan demokrasi. Ia berperan penting dalam mengawal kebijakan strategis nasional dan memperkuat fungsi pengawasan parlemen secara luas.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turut dianugerahi bintang kehormatan ini. Prabowo menilai Dasco memiliki pengaruh kuat dalam kepemimpinan lembaga legislatif dan penguatan sistem demokrasi di Indonesia. Perannya dalam pengawalan regulasi strategis nasional mendapat apresiasi tersendiri dalam penyerahan tanda jasa tersebut.
Sementara itu, di sektor pertahanan dan intelijen, Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono mendapat penghargaan serupa. Jasa-jasa Hendropriyono di bidang pertahanan negara dan intelijen dipandang sangat penting dalam menjaga stabilitas nasional dan keamanan bangsa.
Daftar Penerima Bintang Republik Indonesia Utama
Secara keseluruhan, Prabowo Subianto menganugerahi tanda kehormatan kepada 141 tokoh dan pejabat, dengan beberapa nama penting lainnya antara lain:
- Puan Maharani
- Ahmad Muzani
- Sultan Bachtiar Najamudin
- Sufmi Dasco Ahmad
- Zulkifli Hasan
- Wiranto
- Agum Gumelar
- AM Hendropriyono
- Ahli waris almarhum Letjen TNI Moerdiono
- Ahli waris almarhum Jenderal Purnawirawan Hoegeng Imam Santoso
- Ahli waris almarhumah Rachmawati Soekarnoputri
- Ahli waris almarhum Abdul Rachman Ramly
- Ahli waris almarhum Aloysius Benedictus Mboi
- Ahli waris almarhum Muhammad Noer
Pemberian tanda jasa kehormatan ini tidak hanya ditujukan kepada tokoh aktif, namun juga ahli waris dari tokoh yang telah wafat, sebagai penghormatan atas dedikasi mereka terhadap negara.
Makna dan Signifikansi Penghargaan
Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah kepada individu-individu yang dinilai berjasa sangat besar bagi bangsa dan negara, baik di bidang politik, pembangunan, pertahanan, maupun bidang lainnya. Penghargaan ini juga bertujuan untuk menegaskan pentingnya peran para pemimpin bangsa dalam mengawal jalannya pembangunan nasional dan demokrasi.
Prabowo Subianto, sebagai Presiden RI, secara simbolis menyampaikan apresiasi kepada para penerima atas keberhasilan dan kontribusinya yang telah mendorong kemajuan Indonesia. Penyerahan penghargaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebangsaan dan integritas nasional.
Upacara pemberian tanda kehormatan berlangsung khidmat di Istana Negara dan disiarkan secara langsung oleh Sekretariat Presiden, sehingga masyarakat bisa mengikuti secara luas.
Dengan diberikannya Bintang Republik Indonesia Utama kepada figur-figur kunci di lembaga negara, diharapkan dapat tercipta inspirasi bagi generasi penerus dalam mengabdikan diri bagi bangsa dan negara. Selain sebagai penghargaan, hal ini juga merupakan pengingat betapa pentingnya sinergi antar lembaga serta tokoh nasional dalam menjaga keutuhan dan kemajuan Indonesia di berbagai bidang strategis.







