
Populix baru-baru ini mengungkap berbagai kebiasaan mendengarkan podcast di Indonesia melalui penelitian terbaru yang akan dipresentasikan pada acara Radiodays Asia 2025. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai frekuensi, waktu, durasi, hingga genre favorit pendengar podcast di Tanah Air.
Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Populix, rata-rata pendengar podcast di Indonesia mengakses konten audio ini dua hingga tiga kali dalam sepekan. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa podcast telah menjadi alternatif hiburan yang cukup diminati oleh masyarakat. Lebih spesifik lagi, Populix menemukan bahwa waktu favorit untuk menikmati podcast adalah pada malam hari. Head of Policy and Social Research Populix, Vivi Zabkie, menjelaskan bahwa pendengar memilih malam hari karena mereka menggunakan podcast sebagai teman pada waktu personal dan saat beristirahat. Hal ini menunjukkan bahwa podcast sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari pendengar.
Selain waktu, durasi podcast juga menjadi aspek penting yang disorot oleh penelitian tersebut. Vivi menegaskan bahwa durasi kurang dari 20 menit dianggap kurang ideal untuk menyampaikan dan menuntaskan sebuah topik. Sebaliknya, mayoritas pendengar lebih menyukai durasi antara 30 hingga 60 menit. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendengar podcast di Indonesia memiliki rentang perhatian yang cukup luas dan memberikan peluang besar bagi para kreator konten untuk mengeksplorasi tema yang lebih mendalam dan variatif.
Genre Podcast yang Paling Digemari
Dalam laporan berjudul “How People Enjoy Podcasts in Daily Life”, genre edukasi menjadi yang paling favorit dipilih oleh pendengar podcast di Indonesia. Informasi lengkap mengenai genre favorit ini akan diulas secara mendalam pada gelaran Radiodays Asia 2025 oleh Vivi Zabkie. Genre edukasi yang banyak diminati ini menunjukkan bahwa podcast tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sumber ilmu pengetahuan dan pengembangan diri bagi banyak pendengar.
Radiodays Asia 2025: Ajang Bertemunya Industri Audio dan Podcast Asia
Radiodays Asia merupakan konferensi tahunan yang sejak pertama kali digelar pada 2019, menjadi satu-satunya ajang di Asia yang mengumpulkan para pelaku industri radio, audio, dan podcast dalam satu platform. Kolaborasi antara Radiodays Europe dan industri audio di Asia serta Australia ini tahun 2025 akan digelar untuk pertama kalinya di Indonesia, tepatnya di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada tanggal 1-3 September 2025.
Peter Niegel, CEO Radiodays, mengundang para pelaku industri untuk hadir dan memanfaatkan kesempatan dalam acara tersebut. Selain konferensi utama, acara ini juga menghadirkan berbagai workshop yang dipandu pakar dari berbagai bidang terkait industri audio dan podcast. Tujuan utama konferensi ini adalah membuka ruang diskusi tentang tren media internasional, teknologi terbaru, pengembangan konten, serta peluang bisnis yang menjanjikan.
Informasi Pendaftaran dan Diskon Khusus
Bagi yang tertarik untuk mengikuti Radiodays Asia 2025, pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi di radiodaysasia.com. Tersedia diskon 10% untuk pembelian tiket tiga hari dengan memasukkan kode promo “Populix”. Hal ini menjadi kesempatan menarik untuk mendapatkan wawasan dan memperluas jaringan di industri podcast dan audio yang sedang berkembang pesat di Asia, terutama di Indonesia.
Penelitian Populix ini menegaskan bahwa podcast tak hanya sebagai media hiburan tapi sudah menjadi cara baru bagi masyarakat Indonesia untuk berinteraksi dengan konten edukatif dan mengisi waktu pribadi. Data dan insight ini menjadi referensi penting bagi kreator, pemasar, dan industri audio dalam merancang konten yang lebih atraktif dan relevan sesuai dengan kebiasaan pendengar lokal. Gelaran Radiodays Asia 2025 tentunya akan menjadi momentum penting untuk mengeksplorasi lebih jauh potensi industri podcast di Indonesia dan Asia.





