Waspada! 9 Daerah di Perairan Selatan Jawa Tengah Alami Cuaca Ekstrem 25 Sept

Cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sembilan daerah di Jawa Tengah pada Kamis, 25 September 2024, disertai gelombang tinggi di perairan selatan provinsi tersebut. Warga dan pelaku aktivitas di laut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung.

Menurut prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, cuaca di wilayah Jawa Tengah akan mengalami perubahan signifikan mulai pagi hingga malam. Pada pagi hingga siang hari, cuaca cenderung berawan dengan hujan ringan yang mulai turun di beberapa daerah. Memasuki sore hingga awal malam, intensitas hujan meningkat menjadi ringan hingga sedang dan cukup merata, bahkan terdapat potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sembilan daerah.

Daerah-daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem tersebut meliputi Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Temanggung, Kendal, Batang, dan Kajen. “Hanya sebagian kecil daerah yang diperkirakan berawan sepanjang hari,” jelas Prakirawan BMKG Ahmad Yani, Farita Rachmawati. Kondisi ini menuntut masyarakat di kawasan terdampak agar waspada terhadap risiko bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi.

Selain faktor cuaca di darat, gelombang tinggi juga akan melanda perairan selatan Jawa Tengah dengan ketinggian mencapai 1,25 hingga 4 meter. Sedangkan perairan utara, meskipun tidak mengalami pasang air laut (rob) dan cenderung cerah berawan, tetap berpotensi gelombang dengan ketinggian 0,5 hingga 1,25 meter. Kawasan perairan yang dimaksud meliputi Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa, serta Pati-Rembang.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Sediyanto, menegaskan bahwa gelombang tinggi di wilayah laut Jawa Tengah berisiko terhadap aktivitas pelayaran, terutama jika kecepatan angin mencapai lebih dari 15 knot. “Diminta warga yang beraktivitas di laut agar tetap waspada dan menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi cuaca,” ujarnya.

Dari hasil pengamatan dinamika cuaca, angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan antara 5 hingga 25 kilometer per jam. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 18 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembaban udara mencapai 40 hingga 90 persen. Variasi suhu dan kelembaban ini mendukung potensi terbentuknya awan hujan dan kondisi cuaca yang kurang stabil di beberapa wilayah.

Warga di sembilan daerah yang berpotensi cuaca ekstrem diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana tanah longsor, terutama di daerah pegunungan seperti Banjarnegara dan Wonosobo. Selain itu, persiapan antisipasi banjir perlu diperhatikan oleh masyarakat daerah dataran rendah seperti Kendal dan Batang, mengingat curah hujan yang diprediksi meningkat pada sore hingga malam hari.

Pihak berwenang di wilayah terdampak telah diingatkan untuk memantau dengan ketat perkembangan kondisi cuaca dan memberikan informasi secara berkala kepada masyarakat. Langkah mitigasi seperti pembersihan saluran air dan penyiapan jalur evakuasi sangat penting untuk mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian materi.

Mengingat dinamika cuaca yang berubah-ubah, masyarakat juga disarankan untuk selalu mengikuti update prakiraan cuaca resmi dari BMKG. Warga yang beraktivitas di luar ruangan, terutama para petani dan nelayan, diharapkan menyesuaikan jadwal dengan kondisi cuaca untuk menghindari potensi bahaya.

Fenomena gelombang tinggi yang mencapai hingga 4 meter di perairan selatan Jawa Tengah menjadi perhatian khusus bagi para nelayan dan kapal-kapal yang melintas di perairan tersebut. Gelombang besar ini juga dapat memicu abrasi di pesisir dan membahayakan konstruksi di zona pantai jika berlangsung dalam waktu lama.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, pencatatan data cuaca secara akurat dan penyebaran informasi secara terbuka sangat diperlukan untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem ini. BMKG terus melakukan pemantauan intensif dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna memastikan tindakan cepat dan tepat sasaran.

Terkait