Grand Mall Bekasi pernah menjadi salah satu pusat perbelanjaan utama dan tempat hiburan favorit warga Bekasi. Namun, kini kondisi mal tersebut jauh berbanding terbalik dengan masa kejayaannya. Video viral terbaru memperlihatkan suasana sepi dan terbengkalainya Grand Mall, yang kini tampak seperti “rumah hantu” dengan lorong-lorong gelap dan tenant-tenant yang ditinggalkan.
Dalam video yang diunggah oleh seorang konten kreator, tampak bahwa area parkir mal yang luas kini kosong tanpa kendaraan. Pintu-pintu kaca yang dulu sibuk dilewati pengunjung kini terkunci rapat. Eskalator yang semula berfungsi sebagai jalur utama pengunjung bergerak kini terhenti dan tertutup debu. Meja resepsionis juga terlihat kosong dan berdebu, menciptakan nuansa kesunyian yang mencekam.
Tenant-tenant populer seperti KFC dan Hypermart yang sebelumnya menjadi daya tarik utama, saat ini hanya menyisakan papan nama usang dan pintu tertutup yang menandakan berhenti operasional. Kondisi ini menggambarkan bagaimana Grand Mall Bekasi yang dulu menjadi pusat gaya hidup, hiburan, dan tempat berkumpulnya masyarakat kini mengalami penurunan drastis.
Vending Machine Berisi Minuman dengan Tanggal Kedaluwarsa 2025
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam video tersebut adalah penemuan tiga unit vending machine yang masih berdiri di koridor luar mal. Anehnya, mesin penjual otomatis ini masih terisi penuh produk minuman. Setelah diperiksa, ditemukan minuman dengan tanggal kedaluwarsa pada 6 April 2025, sebuah tanda bahwa meskipun mal sudah tidak aktif, beberapa fasilitas yang ada masih “tersisa” sebagai kapsul waktu.
Penemuan ini memberikan gambaran bahwa Grand Mall Bekasi tidak hanya berhenti beroperasi, tetapi juga meninggalkan jejak yang membekas dalam wujud benda-benda yang tertinggal di sana, seolah membeku di masa lalu.
Nostalgia Warga Bekasi
Video viral ini membawa banyak warganet kembali mengingat masa-masa indah di Grand Mall Bekasi. Banyak komentar mengenai kenangan manis yang pernah tercipta di sana, mulai dari kencan pertama, berkumpul bersama keluarga saat akhir pekan, hingga tempat favorit untuk hangout bagi berbagai kalangan usia.
Grand Mall Bekasi dulunya dikenal sebagai pusat kegiatan sosial dan hiburan yang ramai, yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bekasi. Keheningan yang kini menyelimuti gedung mal seakan menjadi penanda perjalanan waktu dan perubahan gaya hidup warga yang beralih ke tempat-tempat baru.
Fenomena Mal Terbengkalai di Kota-Kota Besar
Kondisi yang dialami Grand Mall Bekasi tidak terjadi secara sporadis. Fenomena mal yang dulu berjaya kini terbengkalai menjadi pemandangan umum di sejumlah kota besar. Bergesernya tren belanja ke pusat perbelanjaan modern lain, perkembangan e-commerce, serta perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi faktor utama penurunan kunjungan mal.
Pengelola mal sering juga menghadapi tantangan operasional dan finansial yang membuat mereka sulit mempertahankan tenant dan pengunjung. Grand Mall Bekasi menjadi contoh nyata bagaimana sebuah ikon kota bisa mengalami masa suram setelah bertahun-tahun menjadi primadona.
Peran Media Sosial dalam Dokumentasi Perubahan
Video dokumentasi kondisi Grand Mall Bekasi yang viral menunjukkan bagaimana media sosial kini berperan sebagai medium penting yang merekam sejarah urban secara visual. Konten kreator yang menelusuri sudut mal tidak hanya menyuguhkan catatan kondisi terkini, tetapi juga menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat.
Adanya video ini memicu diskusi banyak pihak mengenai masa depan kawasan tersebut, harapan renovasi, atau transformasi menjadi area baru yang dapat menghidupkan kembali denyut kota Bekasi.
Walaupun saat ini Grand Mall Bekasi tampak sepi dan terbengkalai, kisah dan kenangan tentang masa kejayaannya terus dikenang oleh masyarakat. Bangunan lama itu tetap menjadi bagian dari cerita kehidupan warga, simbol perjalanan sebuah era di Bekasi yang penuh semangat dan kehangatan sosial.
Source: www.suara.com





