
Ledakan terjadi di SMA 72 yang berlokasi di Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat siang. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menginformasikan sebanyak 54 orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Korban luka yang tercatat beragam, mulai dari luka ringan hingga sedang. Beberapa korban bahkan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Polda Metro Jaya segera mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi atau police line. Tim penjinak bom Gegana juga diturunkan untuk melakukan sterilisasi area demi mencegah kemungkinan ledakan susulan.
Pihak kepolisian membuka dua posko di rumah sakit, yaitu RS Yarsi dan RS Islam Cempaka Putih di Jakarta Pusat. Posko ini dibentuk untuk membantu keluarga korban dalam mencari dan memantau kondisi anak didik yang tengah dirawat.
Kapolda menjelaskan bahwa penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Petugas sedang menyisir lokasi kejadian dengan prosedur operasi standar dalam menangani ledakan agar dapat mengidentifikasi sumbernya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih mengumpulkan data terkait insiden tersebut. Dua korban dilaporkan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan awal.
Dalam proses pengamanan TKP, pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh aktivitas olah tempat kejadian perkara berlangsung dengan sangat hati-hati. Mereka berupaya menghindari kejadian ledakan susulan yang dapat membahayakan masyarakat sekitar maupun petugas di lapangan.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari Kapolda, sebagian besar korban mengalami luka ringan dan sedang. Penanganan medis pun telah dilakukan maksimal untuk mendukung pemulihan para korban.
Langkah cepat yang dilakukan Polda Metro Jaya antara lain membuka akses komunikasi dengan keluarga korban melalui posko. Hal ini penting untuk memberikan informasi akurat dan mengurangi kegelisahan keluarga yang terdampak.
Polda Metro Jaya meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Koordinasi intensif terus dilakukan antara aparat keamanan dan pihak rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Peningkatan pengawasan dan patroli di sekitar lokasi ledakan juga dilakukan. Ini untuk menjaga keamanan dan memastikan situasi kembali normal secepat mungkin.
Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian dan pemerintah setempat. Penanganan dan penyelidikan insiden diprioritaskan agar akar masalah dapat ditemukan dan diatasi secara tuntas.
Masyarakat diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang. Pemerintah dan kepolisian menjamin transparansi dalam proses investigasi ledakan di SMA 72.
Upaya cepat dan terkoordinasi dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan korban dan memberikan rasa aman bagi warga di sekitar Kelapa Gading Barat.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id




