Hujan Badai Berpotensi Terjadi di 33 Daerah di Jawa Tengah Selasa (11/11)
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir diperkirakan melanda 33 daerah di Jawa Tengah pada Selasa, 11 November 2024. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung.
Sejak pagi, hujan ringan hingga sedang mulai mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Tengah bagian timur dan Karimunjawa. Memasuki siang hingga malam hari, intensitas hujan akan meningkat secara merata, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, serta wilayah selatan, barat, timur, Solo Raya, dan Pantura Jawa Tengah.
Potensi Gelombang Tinggi dan Rob di Wilayah Pantai Utara
BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang mengingatkan akan terjadi pasang air laut (rob) dengan ketinggian mencapai 1,1 meter pada perairan utara Jawa Tengah. Gelombang tinggi berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter juga berpotensi terjadi disertai hujan ringan hingga sedang di wilayah tersebut.
Pasang air laut yang diperkirakan terjadi antara pukul 01.00-04.00 WIB dapat menyebabkan banjir rob di beberapa daerah Pantura Jawa Tengah. Kondisi ini berisiko mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, hingga kegiatan budidaya perikanan darat dan petani garam.
Kecepatan angin di atas 15 knot yang menyertai gelombang tinggi menambah risiko terhadap pelayaran. Kapal nelayan ukuran kecil sampai sedang, tongkang, dan penyeberangan antar pulau disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beroperasi di perairan utara Jawa Tengah.
Daerah yang Berisiko Cuaca Ekstrem
Menurut Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Risca Maulida, berikut daftar 33 daerah di Jawa Tengah yang berpotensi mengalami hujan badai dan cuaca ekstrem pada Selasa, 11 November 2024:
- Cilacap
- Banyumas
- Purbalingga
- Banjarnegara
- Kebumen
- Purworejo
- Wonosobo
- Mungkid
- Boyolali
- Klaten
- Karanganyar
- Sragen
- Grobogan
- Blora
- Rembang
- Pati
- Kudus
- Jepara
- Demak
- Ungaran
- Temanggung
- Kendal
- Batang
- Kajen
- Pemalang
- Slawi
- Brebes
- Magelang
- Surakarta
- Salatiga
- Bumiayu
- Majenang
- Ambarawa
Selain itu, sejumlah wilayah lain di Jawa Tengah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang secara merata sepanjang hari.
Kondisi Angin, Suhu, dan Kelembaban
Prakirawan BMKG menyampaikan bahwa angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan antara 10 hingga 30 kilometer per jam. Suhu udara di wilayah Jawa Tengah berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius. Kelembaban udara tercatat pada rentang 60 sampai 95 persen, memungkinkan terbentuknya kondisi lembap dan cuaca tidak stabil.
Warga di wilayah terdampak dihimbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG. Langkah antisipasi dini menjadi penting untuk mengurangi dampak negatif akibat cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas transportasi.
Dengan potensi hujan badai dan gelombang tinggi yang diperkirakan pada Selasa (11/11) ini, warga di daerah rawan terutama di pesisir dan pegunungan disarankan meningkatkan kewaspadaan serta siap siaga menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Pihak berwenang juga diharapkan memperketat koordinasi dalam penanganan potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi.
Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com




