Polda Metro Jaya sedang mendalami kasus ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta Utara dengan fokus utama pada perangkat elektronik pelaku, termasuk laptop yang sudah disita. Laptop tersebut sedang diperiksa secara digital forensik untuk menelusuri aktivitas serta data yang tersimpan di dalamnya.
Pelaku yang merupakan anak berkonflik dengan hukum ini sempat melaporkan kepada orang tuanya bahwa laptop miliknya mengalami kerusakan. Pemeriksaan menyeluruh pada perangkat tersebut diharapkan dapat mengungkap sejumlah petunjuk terkait motif dan langkah pelaku sebelum kejadian ledakan terjadi.
Kondisi Kesehatan Pelaku dan Proses Penyelidikan
Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa kondisi kesehatan pelaku mulai berangsur membaik meskipun masih mengalami mual dan pusing. Saat ini, pelaku belum dapat dimintai keterangan secara langsung karena dokter belum memberikan izin pemeriksaan lantaran kondisinya belum stabil.
Pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku akan dilakukan setelah mendapat persetujuan medis. Hal ini menjadi kendala dalam proses penyidikan yang sedang berlangsung oleh pihak kepolisian dan tim terkait.
Jejak Digital Pelaku di Dark Web dan Komunitas True Crime
Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menemukan jejak aktivitas daring pelaku yang cukup mengkhawatirkan. Pelaku diketahui aktif mengakses berbagai komunitas dan forum di dark web yang menampilkan konten kekerasan ekstrem, termasuk video dan foto kematian nyata akibat kecelakaan, perang, serta aksi brutal.
Selain itu, Kepala BNPT Komjen Eddy Hartono menyatakan pelaku juga terlibat dalam komunitas True Crime Community (TCC) yang membahas kasus-kasus kejahatan secara detail. Komunitas seperti ini berpotensi memengaruhi pola pikir pelaku hingga menimbulkan ide serta perilaku yang meniru kasus-kasus kekerasan yang dibahas.
Eddy mengatakan, "Dalam grup itu seseorang bisa meniru ide atau perilaku yang diulas," yang menegaskan adanya risiko pengaruh negatif dari interaksi daring tersebut terhadap pelaku.
Peranan Forensik Digital dalam Penyidikan
Analisis jejak digital dari laptop dan perangkat lain milik pelaku menjadi kunci penting dalam mendalami motif di balik tindakan ledakan ini. Digital forensik memungkinkan penyidik untuk melacak riwayat akses internet, komunikasi daring, serta konten yang diunduh atau disimpan oleh pelaku.
Pemeriksaan ini dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang mentalitas pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan jaringan yang lebih luas. Data forensik akan dipadukan dengan informasi medis dan hasil penyelidikan lapangan guna membangun kasus secara komprehensif.
Langkah-Langkah Penyidikan yang Sedang Berjalan
- Pemeriksaan intensif laptop dan perangkat elektronik pelaku melalui metode digital forensik.
- Pemantauan dan analisis riwayat akses ke situs web dan komunitas daring, khususnya yang berkaitan dengan konten kekerasan ekstrem.
- Penantian kondisi kesehatan pelaku membaik untuk memulai proses wawancara dan pemeriksaan secara langsung.
- Koordinasi dengan BNPT dan Densus 88 dalam meneliti motif dan jaringan pelaku.
- Penelusuran asal muasal bahan peledak yang digunakan dalam insiden tersebut, termasuk pembelian melalui jalur daring.
Polisi memastikan bahwa pendekatan yang dilakukan bersifat menyeluruh dan berdasarkan data valid demi mengungkap semua aspek penting terkait ledakan ini. Penyelidikan yang tuntas diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus pencegahan insiden serupa di masa depan.
Aktivitas belajar di SMAN 72 kini sudah kembali normal setelah proses evakuasi dan pengamanan dilakukan dengan baik. Kepolisian terus berupaya menuntaskan kasus ini secara transparan dan akurat, memanfaatkan teknologi forensik digital dan kolaborasi lintas instansi sebagai langkah utama dalam penyidikan.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com




