
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI menjadi pilihan utama bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal di akhir tahun 2025. Bunga KUR BRI yang lebih rendah dibandingkan kredit komersial membuat program ini semakin diminati. KUR BRI dirancang untuk membantu pengusaha kecil memperluas usaha dengan biaya pembiayaan yang terjangkau.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan akses pembiayaan. Dengan beragam jenis KUR yang dapat disesuaikan dengan skala usaha, pelaku UMKM bisa memilih pembiayaan yang paling cocok dengan kebutuhan modal mereka.
Keunggulan KUR BRI bagi UMKM
KUR BRI menawarkan beberapa keunggulan penting untuk para pelaku usaha kecil dan menengah. Pertama, suku bunga efektif yang dikenakan jauh lebih rendah dibanding pinjaman reguler bank komersial. Kedua, proses pengajuan lebih mudah dan cepat sehingga pelaku usaha tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan modal.
Selain itu, KUR BRI memberikan kemudahan karena untuk plafon tertentu tidak memerlukan jaminan atau agunan. Hal ini sangat menguntungkan bagi UMKM yang belum memiliki aset tetap sebagai jaminan kredit. Program ini juga fleksibel untuk digunakan sebagai modal kerja maupun investasi jangka pendek.
Jenis-jenis KUR BRI November 2025 dan Bunga Efektif
Terdapat tiga jenis KUR BRI yang tersedia pada November 2025, yaitu: KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil.
-
KUR Super Mikro
- Plafon pinjaman hingga Rp10 juta.
- Bunga efektif sekitar 3% per tahun.
- Ditujukan untuk pengusaha baru atau usaha sangat kecil.
-
KUR Mikro
- Plafon maksimal sampai Rp100 juta.
- Bunga efektif berkisar antara 6% hingga 9% per tahun.
- Tidak memerlukan agunan tambahan untuk pinjaman di bawah Rp100 juta.
- Cocok bagi pengusaha yang sudah menjalankan usaha beberapa bulan.
- KUR Kecil
- Plafon pinjaman hingga Rp500 juta.
- Bunga efektif antara 6% sampai 9% per tahun.
- Memerlukan agunan tambahan sesuai penilaian bank.
- Ideal untuk pengusaha yang ingin melakukan ekspansi atau membuka cabang baru.
Pelaku UMKM harus memastikan mereka memenuhi syarat umum, seperti memiliki usaha yang produktif dan belum pernah mendapatkan kredit komersial sebelumnya.
Simulasi Cicilan KUR BRI untuk November 2025
Simulasi cicilan penting untuk membantu calon debitur memperkirakan kemampuan pembayaran pinjaman sebelum mengajukan. Berikut simulasi pembayaran bulanan dengan tenor 12 hingga 60 bulan menggunakan bunga efektif, berdasarkan plafon yang sering diajukan UMKM:
-
Plafon Rp5.000.000
- 12 bulan: Rp441.667 per bulan
- 24 bulan: Rp233.333 per bulan
- 36 bulan: Rp163.889 per bulan
- 48 bulan: Rp129.167 per bulan
- 60 bulan: Rp108.333 per bulan
-
Plafon Rp20.000.000
- 12 bulan: Rp1.766.667 per bulan
- 24 bulan: Rp933.333 per bulan
- 36 bulan: Rp655.556 per bulan
- 48 bulan: Rp516.667 per bulan
- 60 bulan: Rp433.333 per bulan
- Plafon Rp75.000.000
- 12 bulan: Rp6.625.000 per bulan
- 24 bulan: Rp3.500.000 per bulan
- 36 bulan: Rp2.458.333 per bulan
- 48 bulan: Rp1.933.333 per bulan
- 60 bulan: Rp1.625.000 per bulan
Perlu dicatat bahwa simulasi tersebut adalah perkiraan dan dapat bervariasi tergantung kebijakan bunga efektif yang berlaku di bank.
Persyaratan Pengajuan KUR BRI
KUR BRI terbuka bagi pelaku UMKM yang memenuhi beberapa kriteria. Usaha harus sudah berjalan minimal enam bulan dan bersifat produktif. Pelaku usaha juga tidak boleh sedang memiliki pinjaman komersial aktif atau menerima pembiayaan besar dari platform digital lainnya.
Selain itu, usaha yang diajukan tidak termasuk dalam kategori usaha ilegal atau dilarang oleh pemerintah. Proses pengajuan bisa dilakukan melalui kantor cabang BRI atau melalui aplikasi digital BRImo khusus untuk KUR Mikro.
Dengan update terbaru bunga dan pilihan plafon di November 2025, KUR BRI menjadi solusi pembiayaan yang menarik untuk membantu UMKM berkembang. Calon debitur disarankan untuk menyesuaikan pilihan jenis KUR dengan kebutuhan modal dan kemampuan cicilan agar usaha berjalan lancar tanpa mengalami beban finansial berlebihan.





