Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra dengan nominal Rp900.000 kembali menjadi sorotan di awal tahun 2025. Program ini ditujukan untuk membantu keluarga miskin dan rentan yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi yang tidak stabil. Meski pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi untuk 2026, indikasi kuat menunjukan program BLT Kesra masih diprioritaskan dalam agenda bantuan sosial nasional.
BLT Kesra adalah bantuan berupa uang tunai yang diberikan kepada kelompok masyarakat yang paling terdampak. Prioritas penerima mencakup keluarga miskin, pekerja sektor informal, dan rumah tangga tanpa pendapatan tetap. Pada periode sebelumnya, bantuan ini mencapai Rp900.000 per keluarga, sehingga muncul istilah BLT Rp900.000 yang ramai diperbincangkan di publik.
Cara Mendaftar BLT Kesra
Pendaftaran BLT Kesra biasanya mengikuti mekanisme yang sudah diterapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Berikut langkah yang bisa diikuti calon penerima:
-
Mendaftar melalui aplikasi resmi "Cek Bansos":
- Buat akun pada aplikasi tersebut.
- Lengkapi data diri sesuai KTP dan KK.
- Unggah foto KTP dan KK.
- Ajukan usulan penerimaan bantuan secara online.
- Cek status penerimaan secara berkala.
- Mendaftarkan diri di tingkat Desa atau Kelurahan:
- Datang langsung ke kantor desa/kelurahan dengan membawa KTP dan KK.
- Isi formulir Daftar Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
- Tunggu proses verifikasi oleh petugas terkait.
Proses Verifikasi dan Penyaluran
Setelah pendaftaran, pemerintah melakukan verifikasi berdasarkan data kondisi ekonomi keluarga, tempat tinggal, jumlah anggota keluarga, serta pekerjaan dan pendapatan. Jika memenuhi kriteria, data akan dimasukkan ke dalam DTSEN sebagai dasar penetapan penerima BLT Kesra.
Penyaluran dana BLT dilakukan melalui beberapa kanal resmi seperti bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN), PT Pos Indonesia, maupun agen bank dan e-warong yang ditunjuk. Hal ini memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan mudah diakses oleh penerima.
Syarat Penerima BLT Rp900.000
Beberapa ketentuan utama yang harus dipenuhi oleh calon penerima antara lain:
- Terdaftar dalam DTSEN Kemensos.
- Bukan merupakan ASN, anggota TNI, atau Polri.
- Tidak menerima bantuan dari program lain secara ganda.
- Masuk kategori miskin atau rentan miskin.
- Bekerja di sektor informal atau kehilangan pendapatan tetap.
Keluarga yang mengeluarkan pengeluaran besar untuk kebutuhan pokok menjadi prioritas utama dalam penerimaan BLT ini.
Kemungkinan Pencairan BLT Kesra Tahun Ini
Meski belum ada surat keputusan resmi dari pemerintah, beberapa faktor mendukung kelanjutan BLT Rp900.000 pada tahun 2025–2026. Kenaikan anggaran perlindungan sosial, fluktuasi harga pangan yang masih tinggi, dan penetapan bansos sebagai program prioritas nasional menjadi pertimbangan penting. Beberapa media bahkan menyebutkan bahwa BLT Kesra berpotensi diteruskan demi meringankan beban masyarakat terdampak.
Namun, keputusan final tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Masyarakat disarankan untuk terus mengikuti informasi terbaru dan memanfaatkan fasilitas pendaftaran baik secara online maupun langsung melalui perangkat desa.
Dengan persiapan dan pemahaman mekanisme pendaftaran yang baik, penerima BLT Kesra dapat memperoleh manfaat maksimal dari bantuan tunai ini. Program ini diharapkan mampu membantu jutaan keluarga memenuhi kebutuhan pokok mereka di tengah tantangan ekonomi nasional.
